Panen Jagung Sukses di Tahun 2025, Polres TTS Kembali Kelola 1.500 Hektar Lahan Untuk 2026
digtara.com -Polri terus mendukung swasembada pangan yang merupakan program prioritas Astacita Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga:
Di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), kegiatan penanaman jagung berlangsung di Bu'at, Kelurahan Karang Sirih, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten TTS, Sabtu (07/03/2026) dipimpin Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen.
Usai kegiatan penanaman jagung, Kapolres TTS menjelaskan bahwa untuk Kabupaten TTS pada tahun anggaran 2025 target penanaman seluas 2.500 hektar
Baca Juga:Polres TTS pun berhasil mendampingi kelompok tani dengan menanam 9 hektar Auntuk kuartal 1 sampai kuartal 5.
Selama lima kuartal ini, sudah ada hasil panen sebanyak 35 ton tersebar di Kecamatan Kota SoE, Kecamatan Amanuban Selatan , Kecamatan Amanuban Tengah dan Kecamatan Oenino.
Untuk penanaman tahun 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan, Polres TTS diberi target 1.500 hektar
Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat dapat proaktif menyukseskan program Presiden Republik Indonesia demi kesejahteraan masyarakat ke depan
Kapolres TTS menyampaikan terima kasih kepada bupati, wakil bupati dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten TTS atas dukungan lahan dan berbagai sarana lainnya dalam mendukung Polres TTS untuk menyukseskan program ini.
Baca Juga:"Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten TTS atas dukungan lahan dan berbagai sarana lainnya dalam mendukung Polres TTS untuk menyukseskan program penanaman jangung," ujar Kapolres.
Polri akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk terus membina dan mendukung petani dalam upaya mensejahterakan masyarakat melalui program tersebut.
Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak Polri di lapangan dalam membina dan mendampingi masyarakat petani yang terus dibekali dan dilengkapi secara mental dan sarana agar dapat menunjang program swasembada pangan
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah Kabupaten TTS melalui berbagai sarana dan prasarana lahan dan alat-alat pendukung pertanian, termasuk bibit dan pupuk untuk menyukseskan kegiatan swasembada pangan,.
Kegiatan penanaman diawali dengan upacara bersama dan dialog secara langsung dengan Kapolri secara virtual.
Penanaman dihadiri bupati dan wakil bupati TTS, Forkopimda dan kelompok tani serta warga masyarakat.
Baca Juga:
Terdampar di Perairan Rote Ndao, Segerombolan Ikan Paus Pilot Diselamatkan Polisi
Pelaku Curanmor di Manggarai-NTT Dibekuk Polisi
Pemkab TTU Digugat Pengusaha Soal Tunggakan Pengadaan Vaksin HPV
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Angin Kencang
Sakit Dalam Pelayaran, WNA China Dievakuasi dan Dilarikan ke Rumah Sakit