Dinkes Kabupaten Kupang Cek Dugaan Menu MBG Berulat
Imanuel Lodja - Rabu, 25 Februari 2026 17:34 WIB
Mereka menilai, standar higienitas, proses penyimpanan bahan makanan, hingga pengolahan harus diawasi secara ketat dan berlapis.
"Kalau memang ini program untuk kebaikan anak-anak, jangan sampai justru membahayakan kesehatan mereka," ujar salah satu orang tua siswa.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Munculnya video viral MBG SD Negeri Nekon ini memicu desakan publik agar dilakukan audit menyeluruh dan transparan terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kupang.
Masyarakat mempertanyakan efektivitas sistem kontrol mutu yang seharusnya menjadi bagian integral dalam setiap rantai distribusi makanan, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga distribusi ke sekolah dan posyandu.
Baca Juga:Para pemerhati kesehatan masyarakat menilai, aspek keamanan pangan merupakan prasyarat fundamental dalam program intervensi gizi.
Tanpa standar sanitasi yang ketat dan pengawasan rutin, risiko kontaminasi dapat terjadi, baik akibat penyimpanan yang tidak sesuai, keterlambatan distribusi, maupun kelalaian dalam proses pengolahan.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Aksi Sosial SPPG Se-Padangsidimpuan, Salurkan Ratusan Paket Takjil Untuk Abang Becak
Cemari Lingkungan, Dapur MBG Ekasapta Flores Timur Ditutup
Penyidik Polres TTU Segera Periksa Terlapor Dugaan Penipuan Jasa Perencanaan Pembangunan Dapur MBG
Ungkap Penyebab Keracunan MBG di SMA Negeri 1 Insana-TTU, Dinkes Uji Sampel Makanan
Sejumlah Pelajar SMA Negeri 1 Insana-TTU Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG
Heboh! Roti MBG di Sidimpuan Jamuran. Pihak Sekolah Tarik Kembali Dari Tangan Siswa
Komentar