Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya
digtara.com -Hujan deras dan arus sungai yang cukup kuat tidak menyurutkan niat anggota Satuan Brimob Polda NTT membangun jembatan sementara di Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.
Baca Juga:
Tiba di Desa Dikira, personel Brimob langsung bergabung dengan masyarakat setempat untuk memulai pengerjaan jembatan darurat yang diperuntukkan bagi akses anak-anak sekolah serta aktivitas warga sehari-hari.
Meski menghadapi tantangan cuaca dan kondisi arus sungai yang cukup deras serta air yang keruh, pengerjaan tetap berjalan hingga pukul 18.00 Wita.
Baca Juga:Hingga hari ketiga pelaksanaan, Selasa (24/2/2026), progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 50 persen dan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.
Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Brimob terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil.
"Kehadiran Brimob bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses infrastruktur. Jembatan ini sangat penting, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari harus melintasi sungai," ujarnya pada Rabu (25/2/2026).
"Kami akan terus melanjutkan pengerjaan hingga selesai. Ini adalah wujud pengabdian Brimob untuk Nusa dan Bangsa," tambahnya.
Warga Desa Dikira menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja keras personel Brimob yang bersama-sama bergotong royong membangun akses penghubung vital bagi desa mereka.
Baca Juga:
Hasil Panen Jagung Melimpah, Warga Minta Polres TTU Bantu Sumur Bor
Bahagianya Siswa di Pegunungan Kabupaten TTS Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Kapolda NTT
28 Peserta Penerimaan Akpol 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I
Sumur Bor Diresmikan Kapolda NTT, Warga Rukun Lima Ende Tidak Lagi Kesulitan Air Bersih
Kapolda NTT Resmikan Mako Satpolairud Polres Ende