Jumat, 03 April 2026

Kapolda NTT Minta Jajaran Direktorat Reserse PPA dan PPO Humanis Tangani Perkara

Imanuel Lodja - Rabu, 04 Februari 2026 12:34 WIB
Kapolda NTT Minta Jajaran Direktorat Reserse PPA dan PPO Humanis Tangani Perkara
ist
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko dan Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo serta Dirres PPA dan PPO, Kombes Pol Nova Irone Surentu saat syukuran pembentukan Ditres PPA dan PPO Polda NTT, Rabu (4/2/2026).

digtara.com -Polda NTT menjadi satu dari 11 Polda di Indonesia yang memiliki Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO).

Baca Juga:

Peresmian direktorat baru tersebut ditandai dengan syukuran bersama di Mapolda NTT, Rabu (4/2/2026).

Peresmian dipimpin Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko, didampingi Wakapolda NTT, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, Direktur Reserse PPA dan PPO, Kombes Pol Nova Surentu serta pejabat utama Polda NTT.

Peluncuran itu ditandai dengan pemotongan tumpeng dan diserahkan kepada Direktur dan anggota yang menempati satuan kerja (Satker) baru itu.

Baca Juga:
Ditres PPA dan PPO Polda NTT merupakan satu dari 11 satuan tugas baru yang diluncurkan secara nasional oleh Kapolri. Direktorat ini dipimpin Kombes Pol Dr Nova Irone Surentu.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mengatakan, syukuran tersebut menandai terbentuknya dan mulai beroperasinya Direktorat Reserse PPA dan PPO di Polda NTT yang sebelumnya berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

"Syukuran ini menandai bahwa Direktorat PPA dan PPO Polda NTT sudah berjalan. Untuk tahap awal, kita tempatkan 42 personel. Jumlah ini memang masih sangat terbatas, namun secara bertahap akan kita tambah," ujar Irjen Rudi.

Terkait pengembangan hingga ke Polres jajaran, Kapolda menjelaskan bahwa saat ini satuan tugas PPA dan PPO baru dibentuk di tingkat Polda.

Namun ke depan akan dikembangkan hingga ke tingkat polres.

"Secara nasional saat ini baru 22 polres yang sudah memiliki satker PPA dan PPO. Dengan berjalannya waktu, kami juga akan membentuknya di polres-polres jajaran," tegas jenderal bintang dua itu.

Baca Juga:
Irjen Rudi mengungkapkan, NTT menjadi salah satu dari 11 polda prioritas pembentukan Direktorat PPA dan PPO karena karakteristik wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain serta tingginya angka kasus perlindungan perempuan dan anak serta perdagangan orang.

"NTT adalah wilayah perbatasan negara dan angka kasus PPA serta PPO cukup tinggi. Karena itu, pembentukan direktorat ini menjadi sangat penting agar penanganan bisa lebih fokus dan maksimal," katanya.

Dengan terbentuknya Direktorat PPA dan PPO, Polda NTT menargetkan penurunan signifikan angka kejahatan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang. Untuk itu, Kapolda menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor.

"Kita akan bekerja sama dengan berbagai stakeholder, baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun para pegiat kemanusiaan, untuk penanganan yang lebih komprehensif, baik preventif maupun represif," ujarnya.

Kapolda juga menekankan kepada seluruh personel yang bertugas di Direktorat PPA dan PPO agar mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani korban, mengingat sebagian besar korban mengalami trauma berat, baik secara fisik maupun mental.

Baca Juga:
"Korban-korban ini memiliki trauma mendalam. Oleh karena itu, anggota harus bertugas secara humanis. Kita juga akan menyiapkan konselor yang bersertifikasi untuk memberikan pendampingan dan konseling kepada korban," pintanya saat sambutan.

Ia mencontohkan kasus anak bunuh diri di Kabupaten Ngada yang sempat viral sebagai pengingat bahwa persoalan PPA tidak bisa ditangani secara biasa.

"Angka kejahatan PPA dan PPO masih sangat tinggi. Kasus di Ngada menjadi perhatian serius. Setelah kegiatan ini, saya minta segera bangun koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak terkait untuk merumuskan strategi penanganan yang lebih efektif," tandasnya.

Kapolda kembali menegaskan agar seluruh personel Direktorat PPA dan PPO selalu mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:
"Kita terus bekerja dengan profesional, berintegritas, dan mengedepankan kemanusiaan agar kasus-kasus PPA dan PPO bisa diminimalisir," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda NTT Tinjau Langsung Prosesi Semana Santa di Kapela Tuan Ma

Kapolda NTT Tinjau Langsung Prosesi Semana Santa di Kapela Tuan Ma

Gubernur NTT Dorong Pola Pendampingan Penanaman Jagung Oleh Tani Optima Group Jadi Model Bagi Wilayah Lain

Gubernur NTT Dorong Pola Pendampingan Penanaman Jagung Oleh Tani Optima Group Jadi Model Bagi Wilayah Lain

Tim Jibom Satuan Brimob Polda NTT Steril Sejumlah Gereja di Larantuka Jelang Puncak Semana Santa

Tim Jibom Satuan Brimob Polda NTT Steril Sejumlah Gereja di Larantuka Jelang Puncak Semana Santa

Ditpolairud Polda NTT Pastikan Armada Laut Siap Amankan Prosesi Semana Santa

Ditpolairud Polda NTT Pastikan Armada Laut Siap Amankan Prosesi Semana Santa

Polairud Polda NTT Siagakan Personil dan Kapal Amankan Prosesi Paskah di Larantuka

Polairud Polda NTT Siagakan Personil dan Kapal Amankan Prosesi Paskah di Larantuka

Mengaku Disekap Dan Diperkosa Empat Pria, Siswi SMP di Kupang Ternyata Hilang Bersama Pacar

Mengaku Disekap Dan Diperkosa Empat Pria, Siswi SMP di Kupang Ternyata Hilang Bersama Pacar

Komentar
Berita Terbaru