Mati Mesin, KM Abadi Jaya-A1 Kandas di Perairan Sumba Barat Daya
digtara.com -Kapal Motor (KM) Abadi Jaya-A1 kandas di Pantai Waibuku, Kampung Waibuku, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT pada Minggu (25/1/2026).
Baca Juga:
Kapal dengan panjang 26,69 meter dan berat 164.00 GT/DWT mengalami pecah/kebocoran pada bagian bawah kapal karena dihantam badai.
Dalam kapal terdapat kurang lebih 40 ton BBM jenis solar dan 300 liter BBM jenis pertamax, air bersih dan Sembako.
Baca Juga:KM.Abadi Jaya-A1 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Wangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 06.00 Wita menuju Tanjung Ruah, Kabupaten Sumba Barat, NTT.
Pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 Wita, dalam perjalanan, kapal tersebut dilanda bencana angin kencang dan gelombang besar.
Bencana ini membuat Kapal tersebut mengalami mati mesin sehingga kapal kehilangan arah.
ABK juga mendapati bahwa posisi kapal telah kandas di bibir pantai Waibuku, Kampung Waibuku, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Pada waktu yang bersamaan, warga sekitar pantai menyadari adanya kapal yang kandas.
Baca Juga:Warga pun datang untuk membantu mengevakuasi seluruh awak kapal beserta barang-barang yang dianggap penting.
Seluruh awak kapal berjumlah 31 orang dan langsung dievakuasi ke Mapolres Sumba Barat Daya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Total kerugian diperkirakan sekitar Rp 7.000.000.000.
Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu pada Minggu malam membenarkan kejadian ini.
Baca Juga:
Stok BBM Cukup Menjelang Idul Fitri, Bupati Langkat Syah Afandin Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying
Stok BBM Nasional Aman, Pertamina Pastikan Cadangan Energi Bisa Bertahan Hingga 35 Hari
Pertamina Jelaskan Soal Stok BBM 20 Hari: Bukan Hanya Cukup 20 Hari, Tapi Bisa Hadapi Lonjakan Konsumsi
Warga Serbu SPBU, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman dan Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying
Ditangani Sejak Akhir 2024, Kasus BBM Bersubsudi di Manggarai P21