Balita Penderita Hidrosefalus di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT
digtara.com -Maria Jenariani Dinar, bocah yang berumur kurang lebih 3 tahun mendapat bantuan kemanusiaan dari Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko.
Baca Juga:
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026 di rumah orang tua balita penerima bantuan (Maria Jenariani Dinar yang berumur kurang lebih 3 tahun), Petrus Alcantara Jiu di Kampung Pupung, Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.
Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian langsung Kapolda NTT terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.
Baca Juga:"Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko memberikan bantuan ini sebagai wujud empati dan dukungan moral kepada keluarga, agar balita yang menderita hidrosefalus dapat memperoleh pengobatan yang layak," ujar Kombes Pol Henry pada Selasa (20/1/2026).
Penyaluran bantuan Kapolda NTT kepada balita penderita hidrosefalus tersebut disalurkan melalui Kasie Dokkes Polres Manggarai Aipda Heribertus Tena dan diserahkan langsung di lokasi oleh Kapolsek Kota Komba Polres Manggarai Timur, AKP Silvester Jerandu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kepala Desa Bamo, Nobertus Nekong, Bhabinkamtibmas Desa Bamo, Polsek Kota Komba, ayah kandung balita, Petrus Alcantara Jiu dan Pamapta Polsek Kota Komba, Aipda Vebri Ceng.
Kapolsek Kota Komba AKP Silvester Jerandu menghimbau kepada keluarga penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai peruntukannya.
Baca Juga:
Perdana, Polda NTT Gelar Bimlat Gratis Bagi Calon Peserta Penerimaan Anggota Polri
Pelajar Pria di Manggarai Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri Dalam Dapur Asrama
Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran
Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan
Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi