Senin, 23 Februari 2026

Keluarga WNA Spanyol Minta Kerahasiaan Identitas Korban Dijaga, Polda NTT Hargai

Hendra Mulya - Selasa, 30 Desember 2025 13:02 WIB
Keluarga WNA Spanyol Minta Kerahasiaan Identitas Korban Dijaga, Polda NTT Hargai
ist
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra

digtara.com -Keluarga yang terdampak kecelakaan laut (kapal tenggelam) di perairan selat Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT menyampaikan pernyataan dan permohonan.

Baca Juga:

Dalam surat resminya, pihak keluarga Spanyol minta agar privaci dan kerahasiaan identitas korban dijaga.

Keluarga juga memastikan kalau jenazah yang ditemukan adalah salah satu dari tiga anak yang hilang.

"Dengan berat hati kami mengkonfirmasi kematian salah satu dari tiga anak yang hilang, yang jenazahnya telah ditemukan selama upaya pencarian," tulis keluarga.

Baca Juga:
Mereka pun minta dukungan agar identitas korban dirahasiakan.

"Kami memohon doa anda untuk mereka

semua dan, jika memungkinkan, meminta agar identitas mereka dirahasiakan," tambah pihak keluarga.

Di saat-saat duka yang tak terlukiskan ini, keluarga meminta untuk menghormati privasi keluarga korban

"Kami bersyukur atas semua dukungan yang kami terima, baik di Spanyol maupun Indonesia, dan kami percaya bahwa pencarian akan terus berlanjut," tandasnya.

Keluarga pun tidak akan kembali ke Spanyol tanpa membawa pulang empat korban ke Spanyol.

Baca Juga:
"Kami tidak akan kembali ke Spanyol tanpa mereka berempat, bersama-sama.

Terima kasih banyak," ujar keluarga.

Polda NTT oun menegaskan komitmennya untuk menghormati sepenuhnya permintaan keluarga korban tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat.

Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra pada Senin (29/12/2025), menyikapi pernyataan resmi keluarga korban asal Spanyol yang meminta penghormatan terhadap privasi dan kerahasiaan identitas korban.

"Kami memahami sepenuhnya duka mendalam yang dirasakan keluarga korban. Oleh karena itu, Polda NTT menghormati permintaan keluarga agar identitas korban tidak dipublikasikan secara berlebihan. Kami berharap seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, dapat menunjukkan empati serta menghormati perasaan keluarga yang sedang berduka," ujar Kombes Pol Henry.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Jadi Tersangka, Piche Kotta Mengaku Tidak Pernah Terlibat Kasus Pencabulan Dan Hargai Proses Hukum

Jadi Tersangka, Piche Kotta Mengaku Tidak Pernah Terlibat Kasus Pencabulan Dan Hargai Proses Hukum

Brimob Polda NTT Bangun Jembatan di Nanganae Bantu Akses Warga

Brimob Polda NTT Bangun Jembatan di Nanganae Bantu Akses Warga

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan

Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan

Hadirkan Akses Aman Bagi Warga dan Pelajar di Alor, Brimob Bantu Bangun Jembatan Penghubung di Lipa

Hadirkan Akses Aman Bagi Warga dan Pelajar di Alor, Brimob Bantu Bangun Jembatan Penghubung di Lipa

Komentar
Berita Terbaru