Selasa, 24 Februari 2026

Nyaris Bacok Tukang Ojek, Satu Mahasiswa di Kupang Babak Belur Dihajar Massa

Imanuel Lodja - Senin, 17 November 2025 17:21 WIB
Nyaris Bacok Tukang Ojek, Satu Mahasiswa di Kupang Babak Belur Dihajar Massa
ist
Polisi dari Polsek Kota Lama mengamankan mahasiswa pelaku pembacokan

digtara.com -Seorang tukang ojek di Kota Kupang nyaris menjadi korban sabetan parang yang dilayangkan oleh tiga oknum mahasiswa asal Sumba yang saat itu dalam keadaan mabuk miras.

Baca Juga:

Korban AO (34), seorang tukang ojek yang juga warga Kelurahan Lasiana, Kota Kupang bisa lolos karena berupaya melarikan diri.

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan diketahui berstatus mahasiswa dan juga tinggal di Kelurahan Lasiana, yakni: ANP (23), SUP (23) dan EW (24).

Keributan disertai pengancaman menggunakan senjata tajam jenis parang terjadi di Jalan Yohanes, Kota Kupang, Minggu (16/11/2025) malam.

Baca Juga:
​Piket Polresta Kupang Kota dan Polsek Kota Lama dipimpin Kapolsek, AKP Rachmat Hidayat, dibantu piket Samapta Polda NTT segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Polisi mengamankan TKP, pelaku dan barang bukti serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat agar tidak terprovokasi lebih lanjut dan tetap menjaga situasi tetap kondusif.

​Korban selamat setelah melompat dari sepeda motornya, sementara satu dari tiga pelaku babak belur dihakimi massa yang geram atas aksi tersebut.

Kapolesta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari melalui Kapolsek Kota Lama, AKP Rahmat Hidayat menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 Wita.

"Insiden ini bermula dari kesalahpahaman sekitar pukul 18.00 Wita," ujar Kapolsek pada Senin (17/11/2025).

Saat itu, korban sedang duduk di perempatan SMAN 10 Kelurahan Lasiana.

Baca Juga:
Ketiga pelaku yang saat itu dalam pengaruh miras melintas di depannya.

Salah seorang pelaku tiba-tiba berkata, "Lewat saja tidak ada yang tegur beta (saya) di sini, kalau tidak saya potong," ujarnya.

Mendengar hal itu, pelaku lain (AN) sempat berkata kepada korban, "Kak, Beta punya saudara".

Korban kemudian menjawab, "Basong (kalian) lewat sudah, Beta sonde (tidak) ada urusan dengan basong." Para pelaku pun melanjutkan perjalanan.

Selang 30 menit kemudian, sekitar pukul 18.30 Wita, korban yang hendak pulang dengan sepeda motornya kembali berpapasan dengan ketiga pelaku di Jalan Yohanes.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolres Kupang Minta Kapolsek Dukung Program Pemerintah

Kapolres Kupang Minta Kapolsek Dukung Program Pemerintah

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Tukang Ojek di Malaka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tukang Ojek di Malaka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Dua Pekan Lebih Diamankan di Rote Ndao, WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kupang

Dua Pekan Lebih Diamankan di Rote Ndao, WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kupang

Dosen dan Mahasiswa Undana Dilarang Bertemu di Rumah

Dosen dan Mahasiswa Undana Dilarang Bertemu di Rumah

Komentar
Berita Terbaru