Sabtu, 10 Januari 2026

Masalah Miras dan Kasus Kriminal Masih Menjadi Isu Utama Dialog Kapolres Alor dan Warga

Imanuel Lodja - Senin, 17 November 2025 15:22 WIB
Masalah Miras dan Kasus Kriminal Masih Menjadi Isu Utama Dialog Kapolres Alor dan Warga
ist
Kapolres Alor dan beberapa perwira berdialog dengan warga membahas berbagai persoalan Kamtibmas
Warga lainnya, Wati Makoni, meminta agar patroli gabungan TNI/Polri dan Satpol PP kembali diintensifkan untuk mengatasi tawuran.

Baca Juga:

Permintaan tambahan datang dari Orce Lona yang berharap Polisi dapat hadir dalam kegiatan pesta maupun kedukaan guna memberikan himbauan langsung, sekaligus meminta patroli rutin di wilayah Beldang yang sering terganggu oleh konsumsi miras dan aktivitas karaoke malam hari.

Menanggapi seluruh keluhan tersebut, Kapolres Alor menegaskan komitmen Polres Alor dalam menertibkan konsumsi miras, termasuk di internal Kepolisian.

Ia mengungkapkan bahwa anggota yang kedapatan mengonsumsi miras telah diberi peringatan keras dan ancaman pemecatan sesuai instruksi Kapolda NTT.

Baca Juga:
Terkait ASN yang mengkonsumsi miras, Kapolres menyatakan akan berkoordinasi langsung dengan Bupati Alor serta memerintahkan pendataan pegawai yang terlibat.

Ia juga memastikan bahwa penertiban terhadap sopi kiser dan moke akan terus dilakukan dengan dukungan masyarakat.

Kapolres menambahkan bahwa Polres Alor akan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah rawan seperti Jembatan Hitam dan Beldang.

Terkait lapangan pekerjaan, Kapolres menyampaikan bahwa ia akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari jalan keluar terbaik bagi para pemuda yang membutuhkan pekerjaan.

Ia turut menegaskan bahwa patroli gabungan TNI/Polri masih berjalan, sementara Satpol PP akan dilibatkan kembali melalui koordinasi resmi.

Kasat Lantas Polres Alor, Iptu Muhammad Aris Salama menambahkan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan tebang pilih dalam penindakan tilang.

Baca Juga:
Kendala yang terjadi lebih berkaitan dengan keterbatasan personil. Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen kendaraan di Alor berstatus tidak lengkap atau "bodong", sehingga penindakan dalam Operasi Zebra kedepan akan difokuskan pada helm, SIM, dan kelengkapan kendaraan.

Wakapolres Alor turut mempertegas bahwa tidak ada pengecualian dalam penindakan tilang, termasuk bagi keluarga anggota kepolisian.

Ia juga menyoroti kurangnya pengawasan orang tua sebagai salah satu penyebab meningkatnya tawuran antar pemuda.

Warga berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan kepolisian demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Miras Jadi Pemicu Aksi Kekerasan Berujung Kematian Satu Warga di Kabupaten Malaka

Miras Jadi Pemicu Aksi Kekerasan Berujung Kematian Satu Warga di Kabupaten Malaka

Hadiri Perayaan Natal di GKII Welai, Kapolres Alor Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas

Hadiri Perayaan Natal di GKII Welai, Kapolres Alor Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas

Polres Alor Fasilitasi Penyelesaian Pemasangan Daun Pada Pintu Gereja dan Kantor Desa

Polres Alor Fasilitasi Penyelesaian Pemasangan Daun Pada Pintu Gereja dan Kantor Desa

Didominasi Konsumsi Miras, 346 Orang NTT Meninggal Akibat Lakalantas

Didominasi Konsumsi Miras, 346 Orang NTT Meninggal Akibat Lakalantas

Begini Penjelasan Kapolres Alor Terkait Insiden Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi

Begini Penjelasan Kapolres Alor Terkait Insiden Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi

Komentar
Berita Terbaru