Minggu, 21 Juni 2026

Nelayan di Belu-NTT Diminta Waspada Saat Melaut dan Tidak Menangkap Ikan dengan Handak

Imanuel Lodja - Senin, 17 November 2025 13:53 WIB
Nelayan di Belu-NTT Diminta Waspada Saat Melaut dan Tidak Menangkap Ikan dengan Handak
ist
Anggota Sat Polairud Polres Belu menemui nelayan untuk memberikan sejumlah himbauan

digtara.com -Satuan Polairud Polres Belu rutin menjalankan patroli perairan, penegakan hukum di perairan, pembinaan masyarakat pantai dan perairan lainnya.

Baca Juga:

Seperti yang dilakukan anggota Satuan Polairud Polres Belu akhir pekan lalu. Ia turun menyapa warga di pesisir pantai dan yang sedang berada di dermaga Atapupu, dusun Fatuluka, Desa Jenilu,, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Dalam sambangnya kali ini, Aiptu Aang Purwoko dan Bripka Yeky Nakamnanu memberikan penyuluhan terkait dengan keselamatan dan keamanan para nelayan dalam melakukan aktivitas menangkap ikan.

Himbuan penting yang disampaikan aparat Satuan Polairud yakni para nelayan agar saat melaut wajib melengkapi alat keselamatan standar seperti GPS, jaket pelampung dan sarana komunikasi.

Baca Juga:
Anggota Satuan Polairud juga mengimbau para nelayan untuk mengurung niatnya untuk melaut mengingat cuaca yang akhir-akhir ini tidak bersahabat.

"Kalau melaut, utamakan membawa alat navigasi, minimal `life jacket dan`handphone`. Kalau tidak ada, alat-alat darurat seperti jerigen kosong bisa untuk pelampung. Kalaupun turun melaut jangan sendiri-sendiri sehingga bisa saling memperhatikan satu sama lain saat di tengah laut," himbau Aiptu Aang kepada nelayan.

"Kami juga minta masyarakat waspada terhadap kondisi hujan yang turun setiap harinya. Kalau memang potensi cuaca buruk lebih baik tidak usah melaut demi menghindari hal – hal yang tidak diinginkan. Kalau turun melaut pun pin

tar-pintar baca situasi dan cukup di perairan yang dekat-dekat karena cuaca akhir-akhir ini tidak menentu" tambahnya.

Sementara Bripka Yeky Nakamnanu juga mengimbau para nelayan agar tidak menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak maupun bahan kimia lainnya.

"Tangkap ikan, pakailah cara yang benar dan tidak melanggar aturan. Kalau sampai pakai alat peledak maka terumbu karang yang ada di sekitar lokasi ledakan akan rusak dan juga dapat menyebabkan kematian biota lain yang bukan merupakan sasaran penangkapan. Ini yang harus terus Kita tekankan ke mereka (nelayan)," imbau Bripka Yeky Nakamnanu.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Diback Up Resmob Polda NTT, Polres Rote Ndao Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Soal Temuan Mayat di Hutan Mangrove

Diback Up Resmob Polda NTT, Polres Rote Ndao Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Soal Temuan Mayat di Hutan Mangrove

Ketua PSHT NTT Imbau Anggota PSHT dan Masyarakat Bersinergi Demi Kedamaian di Provinsi NTT

Ketua PSHT NTT Imbau Anggota PSHT dan Masyarakat Bersinergi Demi Kedamaian di Provinsi NTT

Terlibat Sejumlah Kasus Pidana, Pria di Rote Ndao Segera Disidangkan

Terlibat Sejumlah Kasus Pidana, Pria di Rote Ndao Segera Disidangkan

Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Tidak Terima Ditegur Orang Tua, Siswa SMA Di Sumba Barat Daya Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Berkas Perkara Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur P21, Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Perkara Eksploitasi Seksual Anak Dibawah Umur P21, Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan

Komentar
Berita Terbaru