Doa Bersama dan Ritual Adat Warnai Pencarian Korban Hilang Pasca Banjir Bandang di Mauponggo-Nagekeo
Meski demikian, lokasi ini masih berupa genangan air bercampur rembesan minyak tubuh korban sehingga perlu verifikasi lebih lanjut.
Baca Juga:
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa dalam pencarian korban hilang, Polri mengerahkan tim K9 Mabes Polri bersama K9 Polda NTT.
Sebanyak 4 ekor anjing pelacak diterjunkan di lokasi banjir bandang Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.
Meski menghadapi kendala material berupa bebatuan besar dan timbunan pasir, upaya pencarian tetap dilaksanakan sepanjang hari bersama personel Polres Nagekeo, Ditpolair Ende, serta tim medis gabungan.
"Polri melalui tim K9 terus berupaya maksimal untuk menemukan korban hilang. Meski hasil pencarian hari ini masih nihil, operasi akan terus dilanjutkan demi memberikan kepastian kepada keluarga korban," ujar Kombes Henry akhir pekan lalu.
Hari Terakhir Pencarian Korban Kapal Tenggelam, TIM SAR Gabungan Gelar Doa Bersama di Lokasi Kecelakaan Laut
Tenggelam Saat Mandi, Pelajar di Nagekeo Ditemukan Meninggal Dalam Muara
Tinjau Pengungsi Banjir di Langkat, Prabowo Tegaskan Negara Hadir: Kami Tak Akan Tinggalkan Kalian Sendiri
RS Adam Malik Bantu Pemulihan RSUD Aceh Tamiang, IGD Kembali Beroperasi Usai Banjir Bandang
Update Korban Bencana Sumbar: 166 Meninggal Dunia, 111 Orang Masih Hilang per 1 Desember 2025