Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Bak Sampah di Kelapa Lima-Kota Kupang
digtara.com -Warga di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki dalam bak sampah pada Minggu (21/9/2025).
Baca Juga:
Bayi yang masih terbungkus kain batik dan diisi dalam kantung plastik merah ditemukan dekat kuburan di Jalan Timor Raya, RT 001/RW 001, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang atau tidak jauh dari Hotel On The Rock Kupang.
Mayat bayi ini pertama kali ditemukan Anis Nahak (54), warga asal Kabupaten Malaka yang tinggal di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Minggu siang, sekitar pukul 14.00 Wita, Anis mendatangi bak sampah untuk mencari makanan sisa untuk ternak.
Saat membongkar tumpukan sampah, secara tidak sengaja ia menemukan sebuah kantung plastik warna merah yang berat.
Dalam kantung plastik tersebut, ada sesuatu benda yang terbungkus kain batik.
Karena penasaran, Anis pun membuka kain dalam kantung tersebut dan menemukan mayat bayi berjenis kelamin laki - laki.
Anis kaget dengan temuan itu. Wajah bayi dalam bungkusan itu terbungkus celana warna kuning yang diikat dengan tali sepatu warna abu-abu.
Tubuh bayi pun masih terlilit tali pusar. Terdapat satu lembar uang kertas pecahan Rp 2.000 yang dijepit di ketiak sebelah kiri bayi tersebut.
Anis kemudian melaporkan temuannya tersebut kepada warga yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Anggota Polsek Kota Lama yang kebetulan melintas di lokasi karena hendak ke Kelurahan Oesapa kemudian mendatangi lokasi kejadian.
Anggota piket Polsek Kota Lama dipimpin Aiptu Adi Harun mengamankan lokaso kejadian.
Tim Inafis Sat Reskrim Polresta Kupang Kota ke lokasi dan melakukan olah
TKP.
Selain itu, tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang juga ke lokasi.
Jenazah bayi laki-laki ini dievakuasi ke ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang
Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi
Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf
Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya
Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan
Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan