Gubernur NTT: Masyarakat Boleh Demo Asal Jangan Rusuh Dan Jaga Perdamaian

Baca Juga:
Pertemuan dihadiri Ketua DPRD NTT, Ir Emilia Nomleni, pimpinan Polda NTT dan pimpinan TNI AD, AL, AU dan unsur lainnya.
Usai pertemuan, Gubernur NTT mengaku kalau Forkopimda dan seluruh masyarakat NTT berkomitmen agar NTT tetap damai dan aman.
Gubernur NTT juga menjamin bagi siapa saja yang berkunjung ke NTT, situasi keamanan di NTT sangat kondusif dan aman.
"Siapa saja yang mau (berkunjung) ke NTT, kami jamin ada kedamaian dan keamanan sehingga semua bisa bekerja dengan baik dan menjaga NTT dengan baik," ujar gubernur NTT.
Gubernur berterima kasih kepada seluruh tokoh dan aparat TNI dan Polri di wilayah NTT yang tetap menjaga dan menjamin keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat. "NTT tetap damai,' tegas gubernur NTT.
Terkait dengan rencana aksi mahasiswa dan elemen masyarakat di NTT, gubernur menghargai dan tidak mempersoalkan.
Namun ia mengingatkan agar demo dan penyampaian aspirasi dilakukan secara baik dan benar serta tidak membuat kerusuhan.
"Mahasiswa dan elemen masyarakat silahkan berdemo tapi jangan sampai rusuh karena (provinsi) NTT dibangun dengan aturan main dan perdamaian," tegas gubernur NTT.
Penyampaian aspirasi dalam bentuk demonstrasi dan aksi tidak dipermasalahkan karena pihaknya siap menyampaikan dan melanjutkan aspirasi masyarakat NTT ke pemerintah pusat.
"Demo tetap boleh dam sampaikan aspirasi dengan baik. pimpinan daerah siap menerima, berdialog dan berdiskusi dengan baik sehingga aspirasi akan diteruskan ke Pempus dan pihak yang berwenang," tegas gubernur NTT.
Gubernur dan aparat keamanan juga mengajak seluruh masyarakat NTT tetap menjaga kedamaian dan keamanan di wilayah NTT.
"Mari jaga suasana damai, silahkan berdemo dengan baik dan kita jaga NTT tetap nyaman dan aman," tandas gubernur NTT.

MUI NTT Imbau Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kedamaian

Demo di Depan Polda NTT, Kelompok Massa Bakar Ban

Gubernur NTT Ingatkan Hindari Aksi Anarkis

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Diduga Dijarah Massa di Bintaro

Massa Geruduk dan Jajah Rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya: Ini Kronologinya
