Minggu, 23 Agustus 2026

Polisi di Belu Tingkatkan Pengawasan Pasca Penembakan Warga Belu di Perbatasan

Imanuel Lodja - Jumat, 22 Agustus 2025 13:37 WIB
Polisi di Belu Tingkatkan Pengawasan Pasca Penembakan Warga Belu di Perbatasan
ist
Aparat kepolisian melakukan patroli sambil berdialog dengan warga di perbatasan RI-RDTL

Kapolres Belu juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas ilegal di wilayah perbatasan, baik dalam hal penyelundupan orang, barang maupun melakukan aktivitas perburuan hewan liar di wilayah Timor Leste.

Baca Juga:

"Untuk situasi kabupaten Belu sampai dengan hari ini tetap kondusif. Kami sampaikan ke seluruh masyarakat yang tinggal di perbatasan khususnya kepada keluarga korban agar menahan diri dengan tidak terpancing dengan segala bentuk provokasi yang kemudian nanti bertindak diluar aturan hukum yang tentunya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain"ungkap mantan Kasubbid Paminal Bid Propam Polda NTT ini.

Ia juga minta masyarakat tetap tenang dan terkait proses hukum dari peristiwa ini. "Tentunya kami melakukan koordinasi dengan otoritas perbatasan karena kejadiannya di wilayah hukum negara Timor Leste. Kami berharap mulai saat ini tidak ada lagi masyarakat yang nekat melintas secara ilegal ke Timor Leste karena resikonya sangat besar baik dari sisi hukum maupun keamanan diri dari masyarakat itu sendiri," pesan mantan Kasubbid Provos Bid Propam Polda NTT ini.

ATB, warga Dusun Lamasi A, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu meninggal dunia diduga akibat tertembak di wilayah Fatumea, Distrik Suai/Kobalima, Timor Leste, pada Minggu (17/8/2025).

Peristiwa tragis ini bermula ketika korban bersama rekan-rekannya berjumlah 20 orang, pada sabtu (16/08/2025) sekitar pukul 18.00 wita, memasuki wilayah negara Timor Leste secara ilegal untuk berburu hewan liar.

Menurut keterangan dari rekannya, sekitar pukul 23.00 Wita, saat mereka berburu, tiba-tiba mendengar suara tembakan hingga enam kali disertai teriakan menggunakan bahasa lokal.

Mendengar suara tembakan di tengah kegelapan, korban bersama rekan-rekan langsung melarikan diri, namun korban tidak kembali.

Keesokan harinya, korban ditemukan meninggal dunia. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Dapat 3 GB Internet

Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Dapat 3 GB Internet

Ditpolairud Polda NTT Salurkan Tujuh Ton Bantuan Air Bersih Bagi Warga Reok-Manggarai

Ditpolairud Polda NTT Salurkan Tujuh Ton Bantuan Air Bersih Bagi Warga Reok-Manggarai

Akses Terbatas, Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e-Sikka Dievakuasi Pakai Helikopter

Akses Terbatas, Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e-Sikka Dievakuasi Pakai Helikopter

Pohon Tumbang di Depan Sekolah di Kupang Nyaris 'Makan Korban'

Pohon Tumbang di Depan Sekolah di Kupang Nyaris 'Makan Korban'

Pamit Cari Ikan, Warga Malaka Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kali

Pamit Cari Ikan, Warga Malaka Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kali

Dapur Lapangan Brimob NTT Siapkan Makanan Untuk Korban Gempa di Nagekeo

Dapur Lapangan Brimob NTT Siapkan Makanan Untuk Korban Gempa di Nagekeo

Komentar
Berita Terbaru