Jumat, 12 Juni 2026

Bocah Kelas IV Sekolah Dasar di Manggarai-NTT Meninggal Saat Mandi di Sungai

Imanuel Lodja - Senin, 11 Agustus 2025 09:00 WIB
Bocah Kelas IV Sekolah Dasar di Manggarai-NTT Meninggal Saat Mandi di Sungai
ist
Bocah Kelas IV Sekolah Dasar di Manggarai-NTT Meninggal Saat Mandi di Sungai
digtara.com -YG, bocah berusia 9 tahun yang juga pelajar kelas 4 Sekolah Dasar meninggal dunia saat mandi di sungai akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Bocah yang tinggal di Kampung Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT mandi bersama beberapa rekannya sekitar pukul 16.00 wita.

Mereka mandi di Sungai Wae Pesi, Kampung Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Korban sendiri hilang karena tenggelam saat meloncat ke sungai. Saat ditemukan, korban sempat dibawa ke rumah sakit. Namun dokter yang menangani menyatakan kalau korban sudah meninggal dunia.

Kejadian ini segera mendapat penanganan dari Aipda Ruslin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Reo, bersama warga setempat.

Awalnya, korban bersama empat rekannya R (10), F (9), M (13) dan K (9) ke sungai untuk mandi di sungai Wae Pesi.

Mereka berpindah-pindah lokasi mulai dari sekitar Jembatan Wae Pesi hingga ke belakang PT. Menara.

Sekitar pukul 16.00 wita, di lokasi belakang PT. Menara yang memiliki kedalaman cukup dalam, mereka bergantian melompat ke air.

Saat tiba giliran korban, ia melompat dan tak lama kemudian berteriak "campe ta" (tolong saya) sambil menggerakkan kedua tangannya, sebelum akhirnya tenggelam ke dasar sungai.

Melihat hal tersebut, ARM segera melapor kepada warga sekitar. Upaya pencarian dilakukan, dan sekitar pukul 16.30 wita korban ditemukan oleh warga, Valentinus Noben dalam keadaan tidak mengenakan pakaian.

Korban segera dibawa ke Rumah sakit Pratama Reo, namun pihak medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Orang tua korban telah menerima dan mengetahui kejadian tersebut. jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Kampung Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Reo, Aipda Ruslin, menghimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain atau berenang di sungai, untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polairud Polda NTT Gagalkan Percobaan Penyelundupan Sembilan WNA Uzbekistan Ke Australia

Polairud Polda NTT Gagalkan Percobaan Penyelundupan Sembilan WNA Uzbekistan Ke Australia

Komitmen Zero TPPO, Polda NTT Bongkar Jaringan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia Lintas Wilayah

Komitmen Zero TPPO, Polda NTT Bongkar Jaringan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia Lintas Wilayah

Kapolda NTT-Pangdam IX/Udayana Kompak Selesaikan Kesalahpahaman di Labuan Bajo

Kapolda NTT-Pangdam IX/Udayana Kompak Selesaikan Kesalahpahaman di Labuan Bajo

Perkuat Pendidikan Integritas dan Partisipasi Masyarakat di Wilayah Timur Indonesia, KPK Lepas Armada JNBA 2026

Perkuat Pendidikan Integritas dan Partisipasi Masyarakat di Wilayah Timur Indonesia, KPK Lepas Armada JNBA 2026

Usai Pesta, Empat Anggota Brimob di Labuan Bajo Terluka Diduga Ditikam Oknum Anggota TNI

Usai Pesta, Empat Anggota Brimob di Labuan Bajo Terluka Diduga Ditikam Oknum Anggota TNI

Kapolda NTT Salurkan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Pedalaman Kabupaten TTS

Kapolda NTT Salurkan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Pedalaman Kabupaten TTS

Komentar
Berita Terbaru