Senin, 21 September 2026

Bocah Kelas IV Sekolah Dasar di Manggarai-NTT Meninggal Saat Mandi di Sungai

Imanuel Lodja - Senin, 11 Agustus 2025 09:00 WIB
Bocah Kelas IV Sekolah Dasar di Manggarai-NTT Meninggal Saat Mandi di Sungai
ist
Bocah Kelas IV Sekolah Dasar di Manggarai-NTT Meninggal Saat Mandi di Sungai
digtara.com -YG, bocah berusia 9 tahun yang juga pelajar kelas 4 Sekolah Dasar meninggal dunia saat mandi di sungai akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Bocah yang tinggal di Kampung Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT mandi bersama beberapa rekannya sekitar pukul 16.00 wita.

Mereka mandi di Sungai Wae Pesi, Kampung Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Korban sendiri hilang karena tenggelam saat meloncat ke sungai. Saat ditemukan, korban sempat dibawa ke rumah sakit. Namun dokter yang menangani menyatakan kalau korban sudah meninggal dunia.

Kejadian ini segera mendapat penanganan dari Aipda Ruslin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Reo, bersama warga setempat.

Awalnya, korban bersama empat rekannya R (10), F (9), M (13) dan K (9) ke sungai untuk mandi di sungai Wae Pesi.

Mereka berpindah-pindah lokasi mulai dari sekitar Jembatan Wae Pesi hingga ke belakang PT. Menara.

Sekitar pukul 16.00 wita, di lokasi belakang PT. Menara yang memiliki kedalaman cukup dalam, mereka bergantian melompat ke air.

Saat tiba giliran korban, ia melompat dan tak lama kemudian berteriak "campe ta" (tolong saya) sambil menggerakkan kedua tangannya, sebelum akhirnya tenggelam ke dasar sungai.

Melihat hal tersebut, ARM segera melapor kepada warga sekitar. Upaya pencarian dilakukan, dan sekitar pukul 16.30 wita korban ditemukan oleh warga, Valentinus Noben dalam keadaan tidak mengenakan pakaian.

Korban segera dibawa ke Rumah sakit Pratama Reo, namun pihak medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Orang tua korban telah menerima dan mengetahui kejadian tersebut. jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Kampung Wae Pesi, Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Reo, Aipda Ruslin, menghimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat bermain atau berenang di sungai, untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Security Bank NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Rumah

Security Bank NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri Dalam Rumah

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek  Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

KTP Atas Nama  Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

KTP Atas Nama Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Kasus Sengketa Lahan Berujung Bentrok Warga di Manggarai Barat Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus Sengketa Lahan Berujung Bentrok Warga di Manggarai Barat Naik ke Tahap Penyidikan

Komentar
Berita Terbaru