JPU Tuntut 10 Tahun Penjara Bagi Plt Kepala Biro Umum Setda NTT
digtara.com -Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuntut
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro (Kabiro) Umum Sekretariat Daerah (Setda) NTT, Erik Benediktus Mella (53), 10 tahun penjara.
Baca Juga:
Tuntutan disampaikan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (28/7/2025).
Terdakwa Erik tiba di ruang sidang sekitar pukul 12.10 Wita.
Ia didampingi oleh pengacaranya, Jhon Rihi, Beny Taopan serta dua pengacara lainnya.
Sidang dipimpi Hakim Ketua, Consilia Ina Lestari Palang Ama, bersama dua anggotanya, Florence Katarina dan Anak Agung Gde Agung Parnata.
Sementara dari JPU dihadiri oleh tiga orang, yakni Kadek Widiantari, Ida Made Oka Wijaya dan Putu Andy Sutadarma.
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 10 tahun penjara dan diperintahkan untuk tetap ditahan di Rutan Kelas IIB Kupang," ujar Kadek Widiantari saat membacakan amar tuntutannya.
Salah satu hal yang memberatkan adalah terdakwa merasa tidak bersalah serta mengakui perbuatannya.
Hal yang meringankan, yaitu terdakwa bersikap sopan saat persidangan dan belum pernah dihukum.
Kemudian menyatakan barang bukti berupa satu lembar akta perkawinan dikembalikan kepada terdakwa dan menetapkan supaya terdakwa dibebani biaya perkara sebesar Rp 2.000.
Kadek dalam tuntutannya menyebutkan terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan fisik di dalam rumah tangga hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Hakim Ketua Consilia Ina Lestari Palang Ama, mengatakan terdakwa punya hak untuk melakukan pledoi.
Sidang selanjutnya akan berlangsung pada Senin (11/8/2025) dengan agenda mendengar pembelaaan.
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran
Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun