Minggu, 06 September 2026

Tangani Dugaan Keracunan MBG, Polres Sumba Barat Daya Tunggu Hasil BPOM Dan Pihak Yayasan Minta Maaf

Imanuel Lodja - Jumat, 25 Juli 2025 14:10 WIB
Tangani Dugaan Keracunan MBG, Polres Sumba Barat Daya Tunggu Hasil BPOM Dan Pihak Yayasan Minta Maaf
ist
Tangani Dugaan Keracunan MBG, Polres Sumba Barat Daya Tunggu Hasil BPOM Dan Pihak Yayasan Minta Maaf

digtara.com -Aparat kepolisian Polres Sumba Barat Daya sudah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada puluhan siswa di tiga sekolah di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca Juga:

Polisi juga mengambil sampel sisa makanan dan berkoordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk pengujian laboratorium.

"Masih menunggu hasil pemeriksaan (laboratorium) dari BPOM," ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika saat dikonfirmasi pada Jumat (25/7/2025).

Yayasan Minta Maaf

Terpisah, pihak yayasan Ronita Peduli Sosial, Kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

"Tidak ada alasan pembenaran pihak SPPG maupun Yayasan akan terus berbenah bahwa kejadian ini jangan sampai terulang lagi," ujar Happy Mahenu dari Yayasan Ronita pada Jumat (25/7/2025).

Ia menyebutkan kalau jumlah siswa sesuai data di pihak yayasan yang terdampak sebanyak 37 orang.

"Jumlah yang kami dapat 37 orang anak," tambahnya.

Ia mengakui kalau pengelolaan dapur melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). "Mereka yang tahu teknisnya," tambahnya.

Sedanhkan keberadaan pihak yayasan adalah penyedia bangunan, alat dapur dan kendaraan yang disewa negara.

Ia juga mengakui kalau ada kelalaian dalam hal teknis. "Bahwa mungkin ini bagaian kelalain saat memeriksa ikan yang masuk," tandasnya.

Diakui kalau saat itu pihak SPPG menyediakan menu ikan bagi siswa yang dilayani.

Rabu (23/7/2025), sekitar 75 siswa dari berbagai SMA di Kabupaten Sumba Barat Daya dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

75 siswa dan siswi SMA ini menjalani perawatan medis di RS Karitas Weetabula, RSUD Reda Bolo dan Puskesmas Radamata.

Mereka diduga keracunan makanan karena keluhan yang sama pasca mengkonsumsi menu dari MBG yang disiapkan.

MBG bagi siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Sumba Barat Daya disediakan dan didistribusikan oleh Yayasan Ronita Peduli Sosial, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Investor Pariwisata di Sumba Barat Daya Ditipu Makelar Tanah Hingga Rugi Miliaran Rupiah

Investor Pariwisata di Sumba Barat Daya Ditipu Makelar Tanah Hingga Rugi Miliaran Rupiah

Setubuhi Siswi SMA Hingga Hamil, Pria di Sumba Barat Daya Segera Disidangkan

Setubuhi Siswi SMA Hingga Hamil, Pria di Sumba Barat Daya Segera Disidangkan

Cegah Karhutla Meluas, Anggota Polres Sumba Barat Daya Bantu Padamkan Kebakaran Hutan

Cegah Karhutla Meluas, Anggota Polres Sumba Barat Daya Bantu Padamkan Kebakaran Hutan

Orangtua di Paluta Keluhkan Menu MBG yang Dinilai Tidak Layak

Orangtua di Paluta Keluhkan Menu MBG yang Dinilai Tidak Layak

Serang Cafe dan Sejumlah Pengunjung Terluka, 10 Pemuda di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Serang Cafe dan Sejumlah Pengunjung Terluka, 10 Pemuda di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Pelaku Curanmor Diamankan Tim URC Polres Sumba Barat Daya Saat Patroli Malam

Pelaku Curanmor Diamankan Tim URC Polres Sumba Barat Daya Saat Patroli Malam

Komentar
Berita Terbaru