Minggu, 18 Januari 2026

RSU Mamami Kupang Terbanyak Tangani Siswa Keracunan

Imanuel Lodja - Selasa, 22 Juli 2025 18:20 WIB
RSU Mamami Kupang Terbanyak Tangani Siswa Keracunan
ist
RSU Mamami Kupang Terbanyak Tangani Siswa Keracunan

digtara.com -Rumah Sakit Umum (RSU) Mamami Kupang menjadi salah satu dari tiga rumah sakit yang menangani siswa/siswi SMPN 8 Kota Kupang yang mengalami sakit pasca konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga:

Dari 131 orang siswa yang ditangani tim medis, 69 orang ditangani di RSU Mamami Kupang.

Mereka menempati 10 tempat tidur di IGD. Beberapa siswa harus dirawat di satu tempat tidur di ruang rawat inap dan siswa lain hanya bisa duduk di kursi dalam ruang IGD.

Penanganan pun dipimpin direktur RSU Mamami, dr Elvino Manafe dibantu empat dokter dan sejumlah tenaga perawat.

Para siswa diberikan infus dan obat. sebagian siswa mengeluhkan rasa pusing, sakit pada perut dan susah buang air besar serta kondisi tubuh yang tidak nyaman. Ada juga siswa yang mengalami muntah dan mencret.

"Keluhannya adalah diare dan keluhan perut. Langkap pertama yang kami lakukan adalah memasang infus untuk hindari dehidrasi. Kemudian kami berikan obat," tandas direktur RSU Mamami Kupang, dr Elvino Manafe saat ditemui di ruang IGD RSU Mamami Kupang, Selasa (22/7/2025).

Dari diagnosa awal dan keluhan pasien, diduga para siswa ini terserang virus dari makanan. "Diduga kemungkinan karena satu SMP dengan keluhan sama dan makanan sama dan mungkin (virus) dari makanan hari kemarin (Senin, 21 Juli 2025)," tandasnya.

Para siswa mengaku mengkonsumsi nasi putih, sayur dan daging serta tahu pada pembagian MBG di hari Senin. "Mungkin karena bakteri," tambah dr Elvino.

Semula ada 70 siswa dibawa ke ruang IGD RSU Mamami Kupang dengan keluhan nyeri perut disertai muntah dan mencret.

Untuk penanganan awal maka dilakukan dengan pemeriksaan. "Anak yang perlu infus maka diberi infus, tapi yang masih aman maka diberikan terapi lewat suntikan dan obat bius," ujar dr Elvino Manafe.

Pasien yang sudah aman dan sudah segar kembali sudah dipulangkan. Tersisa lima pasien yang masih dirawat karena pasang infus dan menunggu kondisi membaik.

"Kalau sudah membaik maka segera kami ijinkan untuk pulang," tandas dr. Elvino.

Sementara itu, data terakhir yang diperoleh wartawan total ada 131 orang siswa yang diduga mengalami keracunan.

Ratusan ini siswa ini menjalani perawatan medis di RSU Siloam 42 orang, RSUD SK Lerik Kupang 20 orang dan RSU Mamami Kupang 69 orang.

Aparat kepolisian dari Polresta Kupang Kota dan Polda NTT pun nampak berkeliling ke tiga rumah sakit untuk mendata siswa dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut.

Polisi pun mendatangi SMPN 8 Kota Kupang bertemu kepala sekolah dan mendatangi SPPG Kelapa Lima selaku penyuplai dan penyedia makanan.

Hingga Selasa malam, tersisa 15 siswa yang masih menjalani perawatan di ruang IGD dua rumah sakit di Kota Kupang. Sebagian besar sudah dipulangkan karena sudah mulai pulih.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ratusan Personel Polres Kupang Siaga Saat Libur Peringatan Isra Mi'raj

Ratusan Personel Polres Kupang Siaga Saat Libur Peringatan Isra Mi'raj

Pelaku Kekerasan Seksual Bergeser, Guru dan Aparat Polisi Ikut Terseret

Pelaku Kekerasan Seksual Bergeser, Guru dan Aparat Polisi Ikut Terseret

56 Persen Laporan Kasus Perempuan dan Anak di Kupang Tak Tertangani

56 Persen Laporan Kasus Perempuan dan Anak di Kupang Tak Tertangani

Tuntaskan Kasus, Polda NTT Ekshumasi dan Otopsi Korban Anak di Kupang

Tuntaskan Kasus, Polda NTT Ekshumasi dan Otopsi Korban Anak di Kupang

Janin Ditemukan Warga Dalam Sungai

Janin Ditemukan Warga Dalam Sungai

Kasus Cabul Pada Ponaan Pacar Terungkap Saat Pelaku Cabuli Anak Pacarnya

Kasus Cabul Pada Ponaan Pacar Terungkap Saat Pelaku Cabuli Anak Pacarnya

Komentar
Berita Terbaru