IRT di Kupang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Johar, Diduga Korban Penganiayaan Suami
Polisi menemukan tali nilon berdiameter sekitar 10 milimeter yang menggantung korban pada dahan pohon johar.
Baca Juga:
Tali juga terikat simpul hidup pada leher korban.
Selain itu, ditemukan pula bercak darah di kepala korban yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan sebelum korban meninggal.
"Meski secara kasat mata tampak seperti kasus bunuh diri, namun adanya luka di kepala korban yang diduga akibat pukulan benda tumpul menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim.
Pasca olah TKP, polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.
Aparat kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari para saksi yang mengetahui kejadian ini.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Soliu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis Polres Kupang.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang guna dilakukan otopsi jenasahnya.
Penyidik Reskrim Polres Kupang berkolaborasi dengan Kapolsek Amfoang Utara, Iptu Valentinus Beribe mendalami dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan bahwa suami korban memiliki motif melakukan penganiayaan sebelum kematian Paulina.
Suami korban OMT (56) sudah diamankan pihak kepolisian guna diinterogasi lebih lanjut terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus ini.
Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan
Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta
Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah
Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan