Senin, 12 Januari 2026

Tolak Didampingi Guide Lokal, Empat WNA Asal Prancis Tersesat di Lokasi Wisata Alam Gunung Api Egon-Sikka

Imanuel Lodja - Sabtu, 12 April 2025 13:10 WIB
Tolak Didampingi Guide Lokal, Empat WNA Asal Prancis Tersesat di Lokasi Wisata Alam Gunung Api Egon-Sikka
ist
Tolak Didampingi Guide Lokal, Empat WNA Asal Prancis Tersesat di Lokasi Wisata Alam Gunung Api Egon-Sikka
digtara.com - Empat orang Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis tersesat saat melakukan wisata alam di Kabupaten Sikka, NTT pada Jumat (11/4/2025).

Baca Juga:

Empat wisatawan ini tersesat di lokasi wisata alam gunung api Egon, Desa Egon Buluk, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

Keempat wisatawan ini masing-masing Fanny Briens (32), Brice Kermarec (32), Juliette Kermarec (29) dan Paul Mathieu (29).

Keempat WNA ini merupakan 16 Rue Sean Baptiste Robert 44230 Saint Sebastien.

Kejadian ini dilaporkan ke SPKT Polsek Waigete oleh sopir, Paulus Gusti Sumarni (36), warga Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

Anggota Polsek Waigete dipimpin KSPKT I Polsek Waigete, Aipda Peres Baitanu bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Egon Buluk melaksanakan pencarian.

Polisi dan Pokdarwis Desa Egon Buluk mencari di lokasi wisata alam Gunung api Egon.

Pada pukul 23.45 wita t ditemukan empat orang wisatawan asal Prancis yang tersesat saat kembali pulang dari pendakian di wisata alam gunung api Egon di sebelah selatan badan Gunung Api Egon.

Keempat wisatawan tersebut sudah diarahkan oleh guide agar saat pendakian ke gunung api Egon agar wajib menggunakan pemandu lokal namun tidak diindahkan.

Para wisatawan ini tetap melakukan pendakian tanpa didampingi oleh pemandu lokal dengan mengandalkan aplikasi google maps sehingga saat kembali pulang tersesat.

Para Wisatawan sudah kembali ke penginapan di Budi Sun Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka untuk beristirahat.

Kapolsek Waigete melalui petugas lapangan mengimbau seluruh wisatawan, khususnya WNA, agar mematuhi aturan dan prosedur keselamatan yang berlaku di setiap lokasi wisata, terutama kawasan berisiko tinggi seperti gunung api aktif.

"Kami mengapresiasi kerja sama yang baik dari Pokdarwis dan masyarakat sekitar. Ke depannya, kami akan perketat pengawasan dan edukasi kepada wisatawan agar kejadian serupa tidak terulang," ujar Aipda Peres N. Baitanu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Resmi Ditutup

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Resmi Ditutup

Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata

Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata

Hari Ke-14, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah

Hari Ke-14, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah

Lagi, Tim SAR Gabungan Perpanjang Dua Hari Pencarian Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Lagi, Tim SAR Gabungan Perpanjang Dua Hari Pencarian Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang

Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang

168 Personil Dikerahkan Cari Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat

168 Personil Dikerahkan Cari Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat

Komentar
Berita Terbaru