Warga Kupang Barat-NTT Kembali Digigit Buaya saat Menangkap Ikan

Dari hasil pemeriksaan medis tersebut korban mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kanan dan luka robek di sekitar pergelangan tangan kanan korban bekas gigitan buaya tersebut.
Baca Juga:
Hingga Selasa siang, korban masih berada di ruangan rawat inap RSUP dr. Ben Mboi Kupang dan dilakukan tindakan operasi terhadap korban oleh Tim medis.
Pasca mendapat informasi adanya kejadian orang digigit buaya tersebut, anggota Bhabinkamtibmas Desa Lifuleo, Aipda Jeki Kapitan dan Bripka Suharjo Cole langsung ke RSUP dr. Ben Mboi Kupang untuk mengecek kondisi korban.
Kapolsek Kupang Barat, Ipda Syamsudin Noor yang dikonfirmasi pada Selasa (18/3/2025) mengaku kalau sesuai hasil pemeriksaan pada korban, ia baru beberapa kali melakukan aktivitas memasang jaring/pukat di sekitar lokasi kolam tersebut.
"Korban mengaku baru beberapa kali tangkap ikan di lokasi tersebut karena korban juga baru memiliki sampan sendiri dan pekerjaan sehari-hari korban adalah sebagai petani," ujar Kapolsek.
Lokasi tersebut merupakan tempat/sarangnya buaya dan di tempat tersebut juga sudah pernah terjadi berulang kali orang diterkam buaya.
Beberapa warga yang sering melakukan aktivitas seperti memanah ikan / memasang pukat di sekitar lokasi kejadian tersebut sering melihat adanya buaya tersebut.
Namun warga masih tetap melakukan aktivitas di sekitar lokasi tersebut karena tuntutan ekonomi dan sebagai mata pencaharian sehari-hari.
Diduga, korban yang sementara sibuk melihat ikan dalam jaring/pukat tersebut tidak memperhatikan keadaan di sekitar kolam sehingga korban tidak melihat adanya buaya tersebut yang langsung menerkam dan menggigit korban," tambah Kapolsek.
Karena lokasi tersebut sudah sering terjadi kejadian yang sama dan para warga sering melihat adanya buaya yang sering terdampar di lokasi tersebut, maka dihimbau dan dilarang kepada masyarakat setempat maupun warga pendatang yang hendak mengais rejeki dengan cara memanah ikan / memasang pukat di lokasi tersebut, karena lokasi tersebut sangat rawan diterkam buaya.

Kadisdik Kota Semarang: Sekolah Tidak Boleh Tolak Siswa Berkebutuhan Khusus, ULD September Siap Operasional

Bocah Tiga Tahun Jatuh dan Meninggal Dalam Bak Air

Warga Kota Kupang Diancam Gara-gara Bunyi Musik Hingga Larut Malam, Polisi Tempuh Problem Solving

Warga Tiga Kelurahan di Kota Kupang Segera Punya Sumber Air Bersih Bantuan Kapolda NTT

Kadis Perikanan Rote Ndao dan Kontraktor Jadi Tersangka Tindak Pidana Korupsi
