Terseret Banjir di Saluran Air, Bocah di Rote Ndao Ditemukan Tewas Mengapung di Laut
Ia juga minta bantuan warga sekitar untuk mencari keberadaan korban sambil menyisir aliran Kali pertokoan Ba'a dan melakukan pencarian di muara pertokoan Ba'a.
Baca Juga:
Anggota Polsek Lobalaon bersama warga mencari dengan menyisir sepanjang kali untuk mencari keberadaan korban.
Sejumlah nelayan membantu mencari menggunakan perahu di sekitaran muara Kali sampai ke pesisir pantai/laut.
Sekitar pukul 19.45 Wita, korban ditemukan dalam keadaan terapung di atas permukaan laut sekitar 20 meter dari kubus pemecah ombak/gelombang pertokoan Ba'a.
"Saat ditemukan, korban telah meninggal dunia," ujar Kapolsek.
Korban ditemukan oleh Oktovianus Sadukh dengan menggunakan perahu kecil (body).
Korban kemudian dievakuasi oleh warga sekitar yang sedang melakukan pencarian korban dan dibawa ke RSUD Ba'a.
Kapolsek menyebutkan kalau saat korban pulang bermain dari rumah kedua saudara sepupunya, korban berjalan melalui pingiran got dan saat itu hujan deras dan debit air besar.
Pada saat korban, bermain kedua orang tua korban, Deki Fangidae dan Wehelmima Abraham sedang tidak berada di rumah.
Kedua orang tua korban sedang pergi berbelanja di pertokoan Ba'a. "Karena sedang hujan maka kedua orang tua korban berteduh di pinggiran pertokoan Ba'a," tambah Kapolsek.
Korban terseret oleh arus sampai dengan titik yang ditemukan sekitar 500 meter.
Saat ditemukan, korban mengenakan baju kaos warna hijau dan celana pendek warna merah yakni celana sekolah dasar dan sudah tidak bernyawa lagi.
Orang tua korban menerima kematian korban sebagai musibah alam dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.
Tujuh Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan
Cegah Banjir, Lurah Sri Padang Bersama Warga Gelar Gotong Royong di Lingkungan 5 Tebing Tinggi
Akses Jalan Warga Rote Ndao Tertutup Pohon Tumbang, Brimob Turun Tangan
Berkas Lengkap, Tersangka Kasus Kekerasan Pada Anak di Rote Ndao Diserahkan ke Jaksa
Akses Jalan Trans Flores Lumpuh Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Lewotobi Laki-laki