Dicekik Tanpa Alasan yang Jelas, Pria di Kabupaten TTU-NTT Tebas Keponakan hingga Sekarat
Selanjut korban dibawa ke Puskesmas Pembantu Tainsala, Kabupaten TTU.
Baca Juga:
Mikael sendiri baru tiba di lokaso kejadian sekitar pukul 06.30 wita pasca pelaku sudah membacok korban.
Saat itu Mikael datang untuk mengambil sepeda motor miliknya yang kebetulan di parkir di dalam lopo yang persis dekat dengan tempat kejadian.
Ketika datang, ia melihat korban sudah berlumuran darah dalam posisi berdiri dengan jarak sekitar 10 meter dengan pelaku..
Sedangkan pelaku juga dalam posisi berdiri sambil memegang parang yang ada bercak darah.
Mikael pun merampas parang dari pelaku dan membuang parang tersebut ke belakang rumah.
Kemudian Mikael kembali menolong korban dengan membawa korban ke Pustu Tainsala.
Kapolres TTU, AKBP Moch Mukshon yang dikonfirmasi pada Selasa (12/11/2024) mengaku kalau kasus penganiayaan berat tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.
Kapolsek Insana bersama Panit Intelkam, Kanit Reskrim dan Banit Lantas Polsek Insana sudah membawa dan mengamankan pelaku di Rutan Polsek Insana
Polisi mencari barang bukti parang di sekitar lokasi kejadian namun belum ditemukan.
Korban yang sempat mendapat perawatan di Puskesmas Pembantu Tainsala, dirujuk ke Puskesmas Kaubele.
Namun karena kondisi korban cukup parah sehingga korban dirujuk lagi ke RSUD Atambua, Kabupaten Belu.
Pelaku saat diperiksa polisi mengaku emosi karena tanpa ada masalah, korban datang langsung mencekik leher pelaku.
Pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga dekat yakni korban adalah keponakan kandung pelaku.
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran
Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun