Jumat, 13 Maret 2026

Dua Kelompok Siswa SMA di Kupang Tawuran, Polisi Turun Tangan

Imanuel Lodja - Selasa, 17 September 2024 18:10 WIB
Dua Kelompok Siswa SMA di Kupang Tawuran, Polisi Turun Tangan
istimewa
Dua Kelompok Siswa SMA di Kupang Tawuran, Polisi Turun Tangan

digtara.com - Sejumlah siswa dari SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Kabupaten Kupang, NTT terlibat tawuran pada Selasa (17/9/2024) siang..

Baca Juga:

Polisi dari Polsek Kupang Timur pun bergerak cepat mencegah tawuran yang melibatkan siswa dari dua sekolah negeri ini.

Aparat keamanan Polsek Kupang Timur kemudian melakukan mediasi dua kelompok siswa dari masing-masing sekolah yang terlibat perselisihan usai mendapat telepon dari pihak sekolah SMAN 1 Kupang Timur.

Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kapolsek Kupang Timur, Iptu Johni Lapuisaly, Selasa (17/9/2024) malam membenarkan kejadian ini.

"Kami sudah mediasi kelompok-kelompok yang bertikai di Mapolsek Kupang Timur siang tadi," ujarnya.

Dua kelompok siswa tersebut terdiri dari 10 orang siswa yakni tujuh orang dari SMAN 1 dan 3 orang dari SMAN 3 yang sudah terlibat perselisihan sejak Jumat (13/9/2024) lalu.

Tercatat para siswa yang terlibat perselisihan tersebut adalah YM, RS, OD, AH, KRN, NRK, CS dari SMA Negeri 1 Kupang Timur.

Sedangkan dari SMA Negeri 3 Kupang Timur yaitu FDS, PR dan RJM.

Kasus ini berawal dari kesalahpahaman antara Olahulo Dosantos dari SMAN 1 Kupang Timur dan Alfredo Hidabunga dari SMAN 3 Kupang Timur hingga terjadi perkelahian.

Pasca perkelahian tersebut, Alfredo Hidabunga menginformasi kepada rekan sesama siswanya yang berada di SMA Negeri 3 Kupang Timur kalau dirinya dianiaya oleh siswa SMA Negeri 1 Kupang Timur.

Rekan-rekannya dari SMA Negeri 3 Kupang Timur langsung menuju SMAN 1 dan mencari siswa SMA Negeri 1 dan melakukan pengancaman.

Keberadaan siswa SMA Negeri 3 di lokasi sekolah SMAN 1 ini langsung diberitahukan kepada Kapolsek Kupang Timur

Personil Polsek Kupang Timur langsung melakukan pengamanan dengan membawa para siswa yang terlibat perselisihan ke Mapolsek Kupang Timur untuk dimediasi.

Para siswa pun akhirnya berhasil dimediasi dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama di kemudian hari.

Pernyataan ini disaksikan para guru dari kedua sekolah tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Remaja Pria di Kupang Terseret Banjir, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah

Polisi di Amfoang Utara-Kupang Bantu Siswa Seberangi Sungai Saat Pulang Sekolah

Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan

Intensifkan Program Kamis-an, Kapolsek Amfoang Timur Bina Para Siswa di Wilayah Perbatasan

Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang

Residivis Yang Juga DPO Dibekuk Tim Resmob Polres Kupang

Komentar
Berita Terbaru