Pencarian Nelayan yang Jatuh di Tebing Atadei Lembata Dihentikan Tanpa Hasil
Baca Juga:
- Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Berani Berfikir Inovatif untuk Melahirkan Pemikir Dunia yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman
- 7 HP Murah RAM Besar untuk Admin Bisnis Online 2026, Multitasking Lancar Tanpa Lag Harga Rp1 Jutaan
- Terpisah Dengan Rekan Saat Mencari Ikan, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal
Hingga hari ketujuh pencarian oleh tim gabungan SAR, korban Andreas tidak ditemukan.
Korban Andreas terjatuh dari tebing Pantai Tanjung Atadei, Kabupaten Lembata saat menyuluh siput pada tanggal 6 September 2024 lalu dengan hasil korban dinyatakan hilang.
"Tim SAR Gabungan pada Jumat (13/9/2024) pukul 18.00 Wita resmi menutup pencarian dengan hasil korban dinyatakan hilang," ujar Kepala Kantor SAR Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordiantor)," pada Sabtu (14/9/2024).
Pencarian telah dimaksimalkan hingga hari ketujuh namun memang tidak ada tanda-tanda signifikan penemuan korban dan pencarian tidak efektif lagi.
Proses penutupan ini dilakukan dengan evaluasi bersama keluarga korban.
Tim SAR Gabungan telah berusaha semaksimal mungkin melakukan pencarian dengan perluasan pencarian hingga 2-4 Nautical Mile dari lokasi kejadian dengan menggunakan rubber boat Unit Siaga SAR Lembata serta penyisiran darat hingga 2-4 kilometer.
"Kami menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga apabila masih terdapat kekurangan dalam pencarian ini serta turut berduka atas kejadian ini, apabila ada tanda-tanda penemuan dilain hari maka operasi SAR akan dibuka kembali," tandas Ridwan.
Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Berani Berfikir Inovatif untuk Melahirkan Pemikir Dunia yang Mampu Menjawab Tantangan Zaman
7 HP Murah RAM Besar untuk Admin Bisnis Online 2026, Multitasking Lancar Tanpa Lag Harga Rp1 Jutaan
Terpisah Dengan Rekan Saat Mencari Ikan, Nelayan di Rote Ndao Ditemukan Meninggal
Kisah Dua Nelayan Asal Sikka Bertahan Dengan Air Hujan Selama Tujuh Hari Hingga Terdampar ke Alor
Beredar Flyer Blue Night Kembali Beroperasi, Warga Minta Pemprovsu Robohkan Bangunan Blue Night