Maling Motor di Medan Tewas Ditembak, Peluru Tembus Dada hingga Nyawa Tak Tertolong
digtara.com - Seorang diduga maling sepeda motor bernama Surya Putra (46) tewas ditembak polisi saat penyergapan di Jalan Suka Baru, Kecamatan Medan Selayang.
Baca Juga:
- Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan
- Diduga Wizzmie dan Banyak Gedung di Medan Tanpa PBG, Johan Merdeka Minta Wali Kota Copot Kasatpol PP dan Kadis Perkimcitaru
- Anak Perempuan Masih SD Diduga Nekat Bunuh Ibu Kandung di Medan, Begini Kronologi dan Motif Awalnya
Polisi terpaksa menembak Surya karena melawan petugas. Ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, namun nyawanya tetap tidak tertolong.
Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat menyebut pelaku ditangkap setelah petugas menerima empat laporan kasus pencurian sepeda motor.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapati pelaku diduga Surya. Kemudian petuga melakukan pengejaran dan menangkap pelaku.
"Saat dilakukan pengembangan, pelaku melukai petugas dan melarikan diri. Ketika dilakukan pengejaran, Surya kembali menyerang petugas, sehingga pelaku diberikan tindakan tegas terukur," katanya, Selasa (30/7/2024) kemarin.
Bambang menjelaskan bahwa pelaku beraksi di kos-kosan Jalan Ikahi II Medan Selayang. Dirinya beraksi membobol motor korban menggunakan kunci T.
"Pelaku melakukan pencurian dengan cara merusak motor korban dengan menggunakan kunci T," ucapnya.
Sementara itu, Dokter Forensik RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Surjit Singh mengaku menemukan luka tembak di dada kiri pelaku.
Peluru tersebut menembus dada hingga keluar di bagian punggung kirinya. Luka tembak itu disebutkan sebanyak satu luka dan tembus.
Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan
Diduga Wizzmie dan Banyak Gedung di Medan Tanpa PBG, Johan Merdeka Minta Wali Kota Copot Kasatpol PP dan Kadis Perkimcitaru
Anak Perempuan Masih SD Diduga Nekat Bunuh Ibu Kandung di Medan, Begini Kronologi dan Motif Awalnya
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember 2025
Hadiri Pemeriksaan di Kejari Medan, Kadis Perhubungan Erwin Saleh Resmi Ditahan Terkait Kasus Korupsi