Tekan Angka Fatalitas Lalu Lintas, 14 Hari Kedepan Polda NTT Gelar Operasi Patuh Turangga 2024
Kapolda juga menyebutkan kalau perkembangan transportasi sudah memasuki era digital sehingga modernisasi harus diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri.
Baca Juga:
Untuk itu stakeholder bidang lalu lintas perlu mempersiapkan diri dari model konvensional ke digital.
Kapolda juga menggambarkan data jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda NTT sesuai aplikasi IRSMS Dit Lantas Polda NTT pada Semester I tahun 2024 sebanyak 658 kejadian.
Jika dibandingkan dengan semester I tahun 2023 mengalami penurunan 7 persen.
Korban meninggal dunia sebanyak 168 orang mengalami penurunan 18 persen.
Sementara korban luka berat sebanyak 273 orang mengalami penurunan 10 persen, korban luka ringan 767 orang atau mengalami penurunan 5 persen.
Sementara pelanggaran lalu lintas semester I tahun 2024 sebanyak 15.771 pelanggaran jika dibandingkan dengan semester I tahun 2023 mengalami kenaikan 66 persen.
Kapolda berharap kepada jajaran lalu lintas agar terus melakukan pencegahan dan penindakan sehingga menekan jumlah kecelakaan dam pelanggaran lalu lintas.
"Walaupun angka fatalitas kecelakaan mengalami penurunan, kehilangan satu nyawa pun sangat berarti dan tak ternilai harganya," ujar Kapolda NTT.
Kapolda berharap operasi Patuh tahun 2024 secera efektif menekan jumlah korban fatal akibat kecelakaan dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
307 Calon Anggota Polri Panda Polda NTT Lolos ke Rikkes II
Tangani Puluhan Masalah Kejahatan, Polda NTT Dan Polres Jajaran Amankan 87 Tersangka
Kapolda NTT Minta Warga Hentikan Pembuatan Senpira
Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kriminal, Polda NTT Ungkap 76 Kasus Kejahatan Konvensional
Polda NTT Matangkan Operasi Patuh Turangga 2026