Polda NTT Gelar Pagelaran Budaya Bhayangkara 2024
digtara.com - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Pagelaran Bedoya Bhayangkara 2024 di Lapangan Polda NTT pada Sabtu, 22 Juni 2024 malam.
Baca Juga:
- Periksa 19 Saksi dan Tiga Saksi Ahli, Polda NTT Segera Tuntaskan Kasus Kematian Lucky Sanu dan Delfi Foes
- Terlibat Kasus Pidana di Polda Metro Jaya, Mobil Timor Leste Diamankan Resmob Polda NTT di Kota Kupang
- Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara
Acara ini dibuka Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting serta masyarakat setempat.
Hadir juga Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Kathy Daniel Tahi Monang Silitonga, para Ketua Cabang beserta pengurus Bhayangkari lainnya, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat serta masyarakat umum.
Kapolda NTT menyampaikan rasa syukur untuk menyelenggarakan pagelaran budaya yang memperlombakan turnamen e-sport dan lomba fashion show modifikasi tenun, sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara.
"Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan olahraga berbasis teknologi tetapi juga bertujuan mengangkat warisan budaya leluhur dan mempromosikan kearifan lokal NTT," ujar Kapolda.
Turnamen e-sport yang berlangsung dari 21 hingga 23 Juni 2024 ini diikuti oleh 208 tim yang terbagi dalam tiga kategori: Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile.
Babak penyisihan telah dilakukan pada 10-16 Juni 2024, dan menyisakan 30 tim yang akan bertanding di babak final.
"E-sport telah menjadi fenomena global yang menarik minat banyak kalangan, terutama generasi muda. Kami berharap turnamen ini dapat menemukan bakat-bakat baru yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Selain turnamen e-sport, lomba fashion show modifikasi tenun diikuti oleh perwakilan dari setiap kabupaten/kota di wilayah Polda NTT.
Pagelaran ini untuk mempromosikan keindahan dan keunikan kain tenun tradisional NTT serta mengangkat nilai ekonomisnya.
Tema peringatan tahun ini adalah "Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas," yang mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung pembangunan nasional berbasis ekonomi inklusif dan keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, pagelaran budaya ini juga memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif (UMKM Ekraf) untuk berpartisipasi.
Periksa 19 Saksi dan Tiga Saksi Ahli, Polda NTT Segera Tuntaskan Kasus Kematian Lucky Sanu dan Delfi Foes
Terlibat Kasus Pidana di Polda Metro Jaya, Mobil Timor Leste Diamankan Resmob Polda NTT di Kota Kupang
Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara
Direktorat Polairud Polda NTT Berbagi Menu Buka Puasa dengan Nelayan dan Warga Pesisir
Polda NTT Bagi-Bagi Takjil untuk Masyarakat Kupang