Viral Siswi SMP Jakarta Olok-olok 'Santap Darah-Daging' Anak Palestina, Begini Kronologinya
digtara.com - Terungkap fakta baru terkait video gerombolan gadis belia yang mengejek anak-anak korban genosida di Palestina yang beredar di media sosial, baru-baru ini.
Baca Juga:
- Viral Pria Bersenjata Tajam Sandera Wanita Renta di Labuhanbatu Selatan, Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
- Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya
- Tembus 11.000 Pendaftar PPIH Pusat 2026, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah. Gus Irfan: Integritas Petugas Menjadi Fondasi Utama dalam Penyelenggaraan Haji
Setelah viral karena membuat publik geram, ternyata gadis yang merekam aksi itu adalah salah satu siswi SMPN 216 Jakarta Pusat.
Terungkap juga jika siswi SMP itu sempat mengunggah video tersebut ke Instagram Story milinya. Fakta itu diungkapkan pihak SMPN 216 Jakarta Pusat lewat akun Instagram, @smpn_216.
Menurut akun itu, dari lima remaja yang terlibat ada satu siswi SMPN 216 yang berperan sebagai perekam dan pemilik akun yang menyebarkan videonya.
"Yang memvideokan dan memposting serta pemilik akun instastory tersebut merupakan salah satu peserta didik kelas 9 SMPN 216 Jakarta, yang juga teman dari mereka," ujar akun itu, dikutip Rabu (11/6/2024).
Sementara, akun itu menyebut empat orang lainnya yang merupakan teman si perekam bukanlah siswi SMPN 216.
"Empat orang yang berada dalam video tersebut bukanlah peserta didik SMPN 216 Jakarta," jelasnya.
Berdasarkan penelusuran pihak sekolah, diketahui perekaman video viral itu terjadi di luar jam sekolah, yakni pada Minggu (9/6/2024) usai pulang ibadah di salah satu restoran cepat saji.
"Setelah mendalami perihal video yang sudah beredar kami dari pihak sekolah sangat menyayangkan dan mengecam perilaku dalam video tersebut," katanya.
Lebih lanjut, kini siswi tersebut bersama orang tuanya sudah dipanggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan. Mereka juga diminta untuk membuat klarifikasi dan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan.
"Kami pihak sekolah selalu mengajarkan dan menjunjung tinggi sikap toleransi," katanya.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Viral Pria Bersenjata Tajam Sandera Wanita Renta di Labuhanbatu Selatan, Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya
Tembus 11.000 Pendaftar PPIH Pusat 2026, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah. Gus Irfan: Integritas Petugas Menjadi Fondasi Utama dalam Penyelenggaraan Haji
30 Ton Bantuan Dikirim ke Sumatra, Dua Pesawat Charter Armada Kemanusiaan Berangkat dari Jakarta
Sempat Tolak Pengawalan Polisi, Jenazah Korban Pengeroyokan di Kalibata-Jakarta Dikawal Hingga ke Rumah Duka