Ribuan Peserta Penerimaan Bintara Polri Panda Polda NTT Ikut Tes Psikologi
digtara.com - Ribuan peserta penerimaan Bintara Polri TA 2024 Panitia Daerah (Panda) Polda NTT sudah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan I.
Baca Juga:
Pemeriksaan kesehatan I yang dipusatkan di Pitoby Sport Center ini dilakukan sejak Senin (29/4/2024) hingga Rabu (8/5/2024).
Pemeriksaan kesehatan ini diikuti 3.264 orang peserta pria bintara PTU dan 500 orang wanita.
Dari 3.264 orang peserta pria Bintara PTU ini, sebanyak 2.254 orang dinyatakan memenuhi syarat dan 992 tidak memenuhi syarat serta 18 orang tidak hadir.
Sementara Polwan PTU sebanyak 500 orang. 326 orang memenuhi syarat dan 174 orang tidak memenuhi syarat.
Peserta Rekrutmen Proaktif sebanyak 74 orang terdiri dari pria 60 orang dan wanita 14 orang.
Sebanyak 57 orang memenuhi syarat terdiri dari pria 47 orang dan wanita 11 orang.
Tidak memenuhi syarat 17 orang terdiri dari pria sebanyak 14 orang dan wanita 3 orang.
Mulai Jumat (10/5/2024) para peserta akan mengikuti tes psikologi dengan sistem CAT.
Tercatat peserta tes psikologi bintara PTU sebanyak 2.254 orang pria dam 326 orang wanita.
Bintara Rekpro sebanyak 57 orang terdiri dari pria 46 orang dan wanita 11 orang.
Total peserta ujian psikologi calon Bintara Polri sebanyak 2.637 orang terdiri dari pria 2.300 orang dan wanita sebanyak 337 orang.
Para peserta menyebar di enam sekolah lokasi tes yakni SMK Negeri 1 Kupang, SMA Negeri 3 Kupang, SMK Negeri 3 Kupang, SMK Negeri 4 Kupang, SMP Negeri 8 Kupang dan SMK Negeri 6 Kupang.
Proses seleksi psikologi ini diawasi pengawas internal dari Itwasda Polda NTT dan Bid Propam Polda NTT serta pengawas eksternal dari Himpsi dan AJI Kupang.
Sinergi Pengamanan Perbatasan Diperkuat Polda Bersama AFP Dan PNTL
Pimpin Apel Perdana, Kapolres Kupang Beri Sejumlah Pesan dan Arah Kebijakan
Polri-AFP dan PNTL Bertemu di Belu Bahas Sinergitas Penanganan Kejahatan Transnasional
Pindah Ke Itwasum Polri, Kombes Enrico Silalahi Serahkan Jabatan Irwasda ke Kapolda NTT
Dua Kali Mangkir Dipanggil Sebagai Saksi Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa, Kades di Sumba Barat Daya Dijemput Polisi