Enam Orang Warga NTT Meninggal Dunia Selama Operasi Ketupat Turangga 2024

digtara.com - Polda NTT menggelar operasi pengamanan perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah dengan sandi operasi Ketupat Turangga 2024.
Baca Juga:
Selama operasi Ketupat Turangga 2024 ada 21 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam kurun waktu 4 hingga 9 April 2024.
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy, SIK, Sabtu (12/4/2024) mengungkapkan bahwa Satuan Tugas Kamseltibcarlantas melaporkan adanya 21 kasus kecelakaan lalu lintas.
Dari total 21 kasus tersebut, 6 orang dilaporkan meninggal dunia, 16 orang mengalami luka berat, dan 34 orang mengalami luka ringan.
"Kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp. 217.250.000," ujarnya.
Ia menyebutkan kalau kecelakaan lalu lintas ini tersebar di berbagai wilayah hukum Polda NTT.
Polresta Kupang Kota sebanyak 1 kasus, Polres Kupang 3 kasus, Polres Belu 3 kasus, Polres Malaka 2 kasus, Polres Rote Ndao 1 kasus, Polres Sabu Raijua 1 kasus, Polres Alor 1 kasus, Polres Nagekeo 1 kasus, Polres Sikka 1 kasus, Polres Lembata 1 kasus, Polres Sumba Timur 3 kasus dan Polres Manggarai Barat 3 kasus.
Kombes Pol. Ariasandy mengimbau kepada masyarakat agar menjaga keselamatan di jalan raya selama berkendaraan.
"Hindari perilaku ugal-ugalan di jalan. Pastikan surat kendaraan lengkap dan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan," ujar mantan Wadir Lantas Polda NTT ini.

Jumlah Tilang Selama 14 Hari Gelar Operasi Patuh Turangga 2025 Naik Dibandingkan Tahun 2024, Laka Lantas Menurun

Kendaraan Nomor Polisi Palsu Terjaring Operasi Patuh Turangga 2025 di Kota Kupang

Polres Sabu Raijua Operasi Patuh Sambil Bagi Helm Gratis

Satlantas Polresta Kupang Kota Amankan Puluhan Kendaraan Saat Operasi Patuh Turangga 2025

Puluhan Pelanggar Lalu lintas Terjaring Operasi Patuh Turangga Hari Pertama di Polres Kupang
