Jumat, 31 Mei 2024

Ruas Jalan Sabuk Merah di Kabupaten Belu Tertutup Longsor, Polisi Turun Tangan Urai Kemacetan

Imanuel Lodja - Rabu, 13 Maret 2024 12:10 WIB
Ruas Jalan Sabuk Merah di Kabupaten Belu Tertutup Longsor, Polisi Turun Tangan Urai Kemacetan
istimewa
Ruas Jalan Sabuk Merah di Kabupaten Belu Tertutup Longsor, Polisi Turun Tangan Urai Kemacetan

digtara.com - Bencana alam tanah longsor terjadi di jalan raya Sabuk Merah yang berstatus jalan nasional di Dusun Maubesi, Desa Nualain, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, NTT.

Baca Juga:

Tanah longsor di wilayah tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang turun dalam beberapa hari ini.

Anggota Polres Belu pun turun tangan membantu mengatasi tanah longsor di Dusun Maubesi, Desa Nualain, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu ini.

Pembersihan dipimpin Kasat Lantas Polres Belu, Iptu Marten Luther Petterson Riwu, SH bersama Kapolsek Lamaknen, Ipda Stevanus Fahik, anggota Polsek Lamaknen Selatan dan Lamaknen serta anggota Satlantas Polres Belu.

Kasat Lantas Polres Belu menyebutkan kalau bencana alam tanah longsor yang terjadi di jalan raya sabuk merah yang merupakan jalan nasional tidak dapat dilalui kendaraan bermotor baik roda 2, roda 4 dan roda 6 karena material longsor menutupi seluruh badan jalan.

"Badan jalan yang tertutup material tanah longsor diperkirakan sepanjang 40 meter, lebar sekitar 6 meter dan ketinggian lokasi longsor diperkirakan 75 meter," ujar Kasat Lantas Polres Belu saat dihubungi, Rabu (13/3/2024).

Ia mengakui kalau bencana alam tanah longsor terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Lamaknen Selatan dan sampai sekarang hujan masih sementara berlangsung serta struktur tanah yang labil.

Terkait dengan hal tersebut, sudah dilakukan pembersihan material tanah longsor menggunakan excavator milik Dinas PUPR Kabupaten Belu.

Namun untuk sementara upaya pembersihan material tanah longsor dihentikan karena hujan turun dengan intensitas tinggi dan dikuatirkan terjadi longsor susulan.

Disisi lain, tanggul penahan (bronjong) tidak dapat menahan material tanah longsor sehingga menutupi seluruh badan jalan yang menghubungkan 8 desa yang ada di Kecamatan Lamaknen Selatan.

Lokasi bencana alam tanah longsor ini berjarak sekitar 500 meter dari Polsubsektor Lakmaras, Polres Belu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pejalan Kaki di Kabupaten Sikka Tewas Ditabrak Mobil Pick Up

Pejalan Kaki di Kabupaten Sikka Tewas Ditabrak Mobil Pick Up

Pencuri Handphone dan Barang Elektronik di Alor Serahkan Diri ke Polisi

Pencuri Handphone dan Barang Elektronik di Alor Serahkan Diri ke Polisi

Tersangka Kasus Narkoba di Manggarai Barat Bawa 1,3 Gram Narkotika

Tersangka Kasus Narkoba di Manggarai Barat Bawa 1,3 Gram Narkotika

Keroyok Warga Nagekeo, Tiga Warga Asal Bajawa-Ngada Diamankan Polisi

Keroyok Warga Nagekeo, Tiga Warga Asal Bajawa-Ngada Diamankan Polisi

Polisi Kembali Amankan Pelaku Curanmor di Kota Kupang

Polisi Kembali Amankan Pelaku Curanmor di Kota Kupang

Tabrakan dengan Sepeda Motor Anggota Polisi, Warga Kabupaten Belu Tewas di Tempat

Tabrakan dengan Sepeda Motor Anggota Polisi, Warga Kabupaten Belu Tewas di Tempat

Komentar
Berita Terbaru