Anggota TNI Diduga Dianiaya Personel Brimob di Medan, Begini Penjelasan Kapendam I/BB

digtara.com - Seorang anggota TNI AD yang bertugas di Kodam I/BB, Prada NA dikabarkan menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum personel Brimob Polda Sumut.
Baca Juga:
Informasi yang diperoleh, dugaan penganiayaan ini terjadi pada Rabu 28 Februari 2024. Cekcok diduga karena perselisihan usai kendaraan Prada AN terlibat senggolan.
Dalam foto yang diterima, tampak wajah Prada AN mengalami pendarahan di bagian pelipisnya diduga akibat dianiaya oknum Brimob.
"Pengeroyokan yang dilakukan anggota Sat Brimbob Polda Sumut terhadap Prada Nurahman Alfit (pengemudi ibu Wadanpomdam)," tulis narasi dalam video.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Rico Siagian ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id menjelaskan kejadian itu diduga karena perselisihan di jalan. Disebutkan bahwa sudah ada perdamaian.
"Iya, sudah berdamai," ujarnya.
Disinggung mengenai kronologi kejadian penganiayaan tersebut, Rico menyarankan agar konfirmasi langsung ke Pomdam.
"Coba konfirmasi langsung ke Pomdam," katanya.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

PMKRI Cabang Medan Mengecam Brutalitas Aparat: Demokrasi Digilas dengan Ban Kekuasaan

Tome da Costa Dijerat Pasal Tipiring, Octo La'a Terancam Dua Tahun Penjara

Polisi Damaikan Kasus Ibu Rumah Tangga di Belu Aniaya Menantu

Kapolres Sumba Barat-Danyon Brimob Batalyon C Pelopor Jamin Keamanan Warga di Sumba Barat Dan Sumba Tengah

Kasus Penganiayaan Oleh Ketua DPRD Kabupaten Malaka Terus Bergulir, Polisi Segera Periksa Saksi Dan Terlapor
