Warga Poto-Kabupaten Kupang Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan
digtara.com - Yance Timotius Manafe (63), warga RT 018/RW 009, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT ditemukan tewas di pinggir jalan raya.
Baca Juga:
Korban ditemukan meninggal di pinggir jalan umum di RT 017/RW 009, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang pada Senin (1/1/2024).
Kerabat korban Sari Rohi Kana (47) yang juga warga RT 024/RW 009, Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Kupang.
Laporan kasus dugaan pembunuhan ini tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/02/I/2024/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT.
Sari Rohi Kana mengaku mendapatkan informasi melalui whattsApp dari Pendeta Daeng Dethan.
Pendeta menginformasikan kalau korban ditemukan di pinggir jalan umum Desa Poto.
Korban diduga meninggal karena kena tikam pada Senin subuh.
Sari kemudian ke tempat kejadian untuk memastikan keadaan korban. Ia menemukan korban sudah meninggal.
Ia kemudian ke Polres Kupang untuk melaporkan kejadian tersebut guna diproses sesuai hukum yang berlaku.
Informasi lain menyebutkan kalau sebelum kejadian, korban dan Reksiwardi Yofanto Mau (19) ke rumah kerabat di RT 017 Desa Poto untuk silaturahmi tahun baru.
Mereka kemudian lanjut ke acara pesta tahun baru di rumah di rumah Albinus Abanut dan sempat mengkonsumsi tiga botol minuman keras jenis sopi.
Reksiwardi mengajak korban pulang namun korban menolak sehingga Reksiwardi pulang ke rumah korban lalu memanggil Herlin Manafe (24), anak korban untuk menjemput korban di tempat acara.
Saat Herlin ke tempat acara, ia mendapati korban sudah tidur tergeletak di tengah jalan dalam keadaan tidak bergerak.
Hilang Sehari, Pria di Kupang Ditemukan Jatuh dan Meninggal Dalam Pembuangan Tahu
Sejumlah Anggota Polres Rote Ndao dan Warga Dapat Penghargaan dari Kapolres
Abaikan Panggilan Polisi, Pelaku Persetubuhan Anak Di Kabupaten TTS Ditangkap Polisi
Moment HUT Bhayangkara, Kapolresta Kupang Kota Beri Penghargaan Pada Puluhan Anggota Berprestasi
Uang Puluhan Juta Dikembalikan, Kasus Penipuan di Manggarai Barat Diselesaikan Secara Damai