Penyelundupan BBM ke Timor Leste Digagalkan Satgas Pamtas RI-RDTL
digtara.com - Penyelundupan ilegal melalui jalur tikus di perbatasan Indonesia - Timor Leste masih marak terjadi.
Baca Juga:
Satgas Pengaman Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742 pun menggagalkan penyelundupan 110 liter bahan bakar jenis (BBM) minyak tanah, pertalite dan solar.
Walaupun para pelaku berhasil melarikan diri, namun Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742 di Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyita barang bukti.
Danpos Kewar Satgas Pamtas RI-RDTL Letda Inf I Gede Satria Jaya mengatakan, seluruh barang bukti yang diamankan di jalur tikus tersebut diserahkan ke Bea Cukai untuk diproses lebih lanjut.
"Kami menangkap barang bukti berupa 110 liter BBM jenis Pertalite, Minyak Tanah, dan Solar," jelasnya, Rabu (29/11/2023).
Menurut I Gede Satria Jaya, barang bukti tersebut sementara diamankan di Pos Kewar untuk selanjutnya dilakukan serah terima ke Mako Satgas.
Kemudian dari Mako Satgas akan diserahkan ke Bea Cukai untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.
Masyarakat diimbau untuk tidak menyelundupkan barang secara ilegal karena merugikan negara.
Masyarakat juga diharapkan ikut membantu menjaga keamanan di perbatasan negara Indoensia dan Timor Leste.
Hari Kedua Operasi SAR Pencarian Korban Terjatuh Dari Perahu di Perairan Waikelo Belum Membuahkan Hasil
Tahan Dua Tersangka Pembunuhan, Polres Sumba Barat Daya Masih Cari Dua Pelaku Lainnya
Berkelahi Karena Mabuk Miras, Delapan Remaja di Kupang Sepakat Berdamai
Kapolres TTU Sambangi Pimpinan TNI dan Kejaksaan
Pria di Sumba Barat Daya Hilang Pasca Jatuh dari Perahu Saat Lepas Jangkar