Senin, 26 Januari 2026

Dosen dan Mahasiswa FKM Curhat Terkait Penerimaan Polri dan Sejumlah Masalah

Imanuel Lodja - Jumat, 03 November 2023 09:44 WIB
Dosen dan Mahasiswa FKM Curhat Terkait Penerimaan Polri dan Sejumlah Masalah
digtara.com/imanuel lodja
Dosen dan Mahasiswa FKM Curhat Terkait Penerimaan Polri dan Sejumlah Masalah

digtara.com - Polda NTT kembali melakukan kegiatan Jumat Curhat. Jumat (3/11/2023).

Baca Juga:

Kegiatan kali ini berbeda karena Jumat Curhat digelar di kampus Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana.

Jumat Curhat dipimpin Irwasda Polda NTT, Kombes Pol I Made Sunarta didampingi Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol Deonijio de Fatima serta sejumlah pejabat utama Polda NTT dan Kapolsek Kelapa Lima, AKP Jemy O. Noke.

Dalam sesi dialog yang berlangsung santai, sejumlah dosen dan mahasiswa menanyakan terkait rekrutmen anggota Polri.

Sejumlah dosen dan mahasiswa juga menyampaikan keluhan dan berbagai hal terkait layanan kepolisian.

"Apakah kami lulusan FKM bisa menjadi anggota Polri dan bagaimana tindakan terhadap oknum anggota Polri yang masih menggunakan nepotisme dalam rekrutmen anggota Polri," ujar Marwan (22), mahasiswa semester I FKM Undana.

Hal yang sama ditanyakan Putri Handayani, mahasiswi semester VII yang mempertanyakan peluang sarjana FKM mengikuti seleksi Polri jalur SIPSS karena selama ini jarang sarjana kesehatan masyarakat diterima.

Andreas Umbu Roga, dosen FKM meminta bantuan anggota Polri ditempatkan dalam kampus.

Ia juga minta perhatian Polri untuk penertiban pesta sampai larut malam di Kelurahan Oesapa karena pesta selalu menggunakan musik hingga larut malam dan miras menyebabkan tindak pidana.

"Kami minta polisi patroli saat pesta karena ada musik dan Miras dan di Oesapa sering terjadi tindak pidana efek pesta dan miras," ujarnya.

Dionisia, mahasiswi asal Kabupaten Manggarai curhat terkait polisi yang berjudi di kampungnya padahal polisi jadi contoh. "Bagaimana tindakan dari institusi terhadap oknum yang bermain judi," tandas mahasiswi semester III ini.

Iva Atika Sari, mahasiswi semester I FKM Undana menyentil soal krisis kepercayaan masyarakat pada Polri pasca kasus Ferdi Sambo.

"Bagaimana mengembalikan kepercyaan masyarakat," ujarnya.

Masyakat, ujarnya masih takut melapor ke polisi sehingga ia mempertanyakan jaminan keamanan bagi pelapor.

Ia juga menyarankan agar polisi rutin melakukan patroli agar ada rasa aman dan nyaman.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dua Warga Masih Tertimbun, Satbrimob Polda NTT Bantu Cari Korban Longsor Goreng Meni

Dua Warga Masih Tertimbun, Satbrimob Polda NTT Bantu Cari Korban Longsor Goreng Meni

Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Berkas Perkara Adik Bunuh Kakak di Sikka-NTT P21, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa

Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri

Petani di Sikka-NTT Tewas Tertimpa Pohon Kemiri

Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Nelayan di Alor-NTT Masih Belum Ditemukan

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Upah Tidak Jelas, Pekerja THM di Sikka-NTT Minta Perlindungan Polisi

Upah Tidak Jelas, Pekerja THM di Sikka-NTT Minta Perlindungan Polisi

Komentar
Berita Terbaru