Viral Video Petugas Dishub di Medan Ditikam saat Atur Lalin, Begini Kata Polisi
digtara.com - Video bernarasi seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Medan ditikam saat mengatur arus lalu lintas (lalin) viral di media sosial.
Baca Juga:
Dilihat dari akun instagram @tkpmedan, terlihat suasana di sekitar persimpangan Jalan Gatot Subroto, Medan Sunggal, yang direkam kamera ponsel.
Terlihat seorang pria memakai kaus berwarna hitam dan memakai topi mendekati seorang petugas Dishub Medan. Gerakannya seperti mendorong, hingga petugas Dishub tersebut jatuh.
Hal yang membuat geger, perekam video menyebut jika pria itu membawa pisau dan diduga telah menikam petugas.
"Bawa pisau dia kak, bawa pisau," kata perempuan yang merekam video itu, dilihat Kamis (19/10/2023).
Dalam narasinya perekam video menyebutkan kalau kronologi kejadian ini bermula saat petugas Dishub melakukan pengaturan arus lalin di pagi hari.
"OTK tersebut tidak terima diatur saat personel melakukan rutinitas pengaturan lalu lintas pagi hari. OTK tersebut langsung menikam personel dengan pisau," demikian narasi dalam video.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Suyanto Usman Nasution ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, menjelaskan pihaknya telah menerima informasi tersebut.
"Bukan ditikam, tapi dipukul itu berbeda ya," katanya.
Karena hanya dipukul, Suyanto memastikan korban tidak mengalami luka tikaman. Polsek Sunggal saat ini masih melakukan pemeriksaan untuk memburu pelaku.
"Ini saya lagi bekerja ya (melakukan penyelidikan)," pungkasnya.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Viral di Medsos Lauk MBG di Kupang Dipenuhi Ulat
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan
H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan
Viral, Bayi Usia 11 Bulan di TTS-NTT Diberi Miras Oleh Ayah Kandungnya
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur