Wujud Toleransi di Kupang-NTT, DMI Bangun Pohon Natal
digtara.com – Lebih dari 100 pohon natal berbagai ukuran dan model berjejer menghiasi ruas Jalan EL Tari di Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
- Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses
- Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang
- 1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu
Uniknya, selain umat Kristiani dari berbagai instansi pemerintah maupun swasta serta aparat kepolisian, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi NTT juga turut memasang satu buah pohon natal berbentuk ketupat, sebagai bukti toleransi antar umat beragama yang selama ini terjaga.
Koordinator pemasangan pohon natal, Kristofel Liyanto menjelaskan, ide ini datang dari penjabat Walikota Kupang, George Hadjo dengan mengarahkan instansi pemerintah maupun swasta, gereja, komunitas, lembaga perbankan hingga BUMN untuk serentak memasang pohon natal di sepanjang Jalan El Tari.
Baca: Ternyata Ini Penyebab Minyak Tanah Langka di NTT Jelang Natal dan Tahun Baru
Difasilitasi listrik dan tempat oleh Pemerintah Kota Kupang, lebih dari seratus pohon natal berbagai ukuran dan bentuk yang dihiasi pernak-pernik natal pun berjejer rapi diatas trotoar.
“Saya waktu itu menyatakan siap untuk mendukung, sehingga saya ditunjuk jadi koordinator para peserta. Kita langsung berpartisipasi dan semua masing-masing instansi yang pasang pohon natal ini, membuat sendiri dan pihak pemerintah menyiapkan tempat dan listrik,” jelas Kristofel Liyanto, Senin (19/12/2022).
Menurutnya, pemasangan pohon natal ini akan dilombakan sehingga diperpanjang hingga pertengahan bulan Januari 2023.
“Menurut Penjabat Walikota, panitia ini akan terus dipertahankan untuk bikin acara sincia tahun baru Cina dan untuk Lebaran nanti,” kata Kristofel Liyanto.
Karena baru pertama kali dilakukan di Kota Kupang, masyarakat pun berbondong-bondong datang dan berswafoto, baik selfie maupun bersama keluarga.
Misalnya Juneksi Tayeb, bersama keluarganya mendatangi satu per satu pohon natal untuk mengabadikan gambar bersama. Dia berharap ini menjadi agenda tahunan sebagai wisata rohani.
“Saya menilai bahwa tata riasnya bagus, ditata dengan warna yang simpel tidak terlalu banyak tapi menarik perhatian. Kalo bisa setiap tahun seperti ini. Kalo Paskah ada pawai, Natal juga harus seperti ini,” ujarnya.
Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses
Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang
1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu
Warga Antusias Beli Sembako, Kapolda NTT Tinjau Gerakan Pangan Murah di Polresta Kupang Kota
Polda NTT Punya Rumah Bahagia Sebagai Pusat Pemulihan Mental Bagi Semua Pihak