Jumat, 01 Mei 2026

Gubernur NTT Minta Usut Tuntas Kebakaran Kapal Cepat Cantika 77

Imanuel Lodja - Selasa, 25 Oktober 2022 14:12 WIB
Gubernur NTT Minta Usut Tuntas Kebakaran Kapal Cepat Cantika 77

digtara.com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi pasien korban kapal cepat Cantika 77 yang terbakar di perairan Naikliu, Kabupaten Kupang, Selasa (25/10/2022).

Baca Juga:

Gubernur Viktor Laiskodat bersama rombongan, membesuk para korban di RSUD WZ Yohanes Kupang.

Satu per satu pasien yang di rawat dikunjungi Viktor, mulai dari ruang IGD hingga ruang isolasi.

Gubernur memberikan semangat dan sempat mengajak para korban untuk bercerita.

Baca: 312 Korban Selamat dan 14 Orang Tewas dalam Kebakaran Kapal Cantika 77

Gubernur meminta para dokter dan perawat di RSUD W. Z Yohannes, untuk memberikan pelayanan yang prima kepada para korban.

Kehadiran Gubernur di RSUD ini selain memberikan semangat kepada para pasien, juga memastikan ketersediaan obat dan pelayanan kesehatan berjalan dengan lancar.

Viktor menegaskan, seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah provinsi NTT.

Viktor Laiskodat meminta pihak terkait untuk melakukan investigasi terhadap kejadian ini.

Semua pihak yang mengijinkan kapal untuk berlayar baik dari segi kelayakan kapal, maupun lolosnya penumpang liar atau penumpang yang tidak masuk dalam manifes yang ikut dalam pelayaran itu, harus diperiksa.

“Saya minta untuk ini dapat ditindak lebih lanjut, melakukan pemeriksaan kepada semua pihak karena untuk berlayar harus dapatkan izin layak berlayar, itu semua kan harus diperiksa,” tegasnya.

Viktor juga mendorong pihak terkait untuk melakukan investigasi mendalam terkait kejadian ini. Harus dilakukan pemeriksaan terhadap manifes penumpang, karena kelihatan kapal mengangkut tiga kali lipat dari yang seharusnya.

“Bagaiamana penumpang yang itu yang dimana manifest sekian tapi sampai dua tiga kali lipat dari manifest. Karena itu mau menghindari pajak saja menjadi masalah, nanti dipanggil, diperiksa dan diproses sehingga kedepan tidak lagi terjadi seperti ini,” kata Viktor Laiskodat.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT), akan membentuk tim khusus untuk mengusut kebakaran kapal cepat Cantika 77 yang mengakibatkan 14 penumpang meninggal dunia.

Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma mengatakan, pihaknya mengerahkan tiga kapal untuk membantu tim SAR melakukan pencarian.

Selain itu, dia membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi.

“Kami membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi terhadap sebab-sebab kebakaran.

Tim khusus yang dibentuk dari Direktorat Polair (Ditpolair) dan Direktorat Kriminali Umum (Dirkrimum) Polda NTT.

Tim khusus yang dibentuk akan mengusut hal-hal yang berhubungan dengan kejadian ini.

“Tim akan melakukan penyelidikan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan dan penyebab kebakaran. Ini semua akan diselidiki tim khusus, memang data masih simpang siur tapi data yang kami pegang sampai hari ini,” ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Gubernur NTT Minta Usut Tuntas Kebakaran Kapal Cepat Cantika 77

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
NTT
Berita Terkait
Polda NTT Beri Penghargaan Pada Anggota Polres Belu Dan Pegawai Bea Cukai

Polda NTT Beri Penghargaan Pada Anggota Polres Belu Dan Pegawai Bea Cukai

Ungkap Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Internasional, Tim Gabungan Amankan Tiga WNA

Ungkap Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Internasional, Tim Gabungan Amankan Tiga WNA

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Satu Anggota Polres Sabu Raijua Dipecat

Satu Anggota Polres Sabu Raijua Dipecat

Kapolda NTT Ajak Wartawan dan Masyarakat Promosikan Destinasi Wisata Lokal di NTT

Kapolda NTT Ajak Wartawan dan Masyarakat Promosikan Destinasi Wisata Lokal di NTT

Polisi-BBKSDA NTT Temukan Perangkap Komodo di Manggarai Timur Saat Patroli Terpadu

Polisi-BBKSDA NTT Temukan Perangkap Komodo di Manggarai Timur Saat Patroli Terpadu

Komentar
Berita Terbaru