Jumat, 13 Maret 2026

Dugaan Korupsi Uang Tukin PNS Kemenag Kabupaten TTS, Polisi Periksa Saksi Kementerian Agama RI

Redaksi - Kamis, 04 Agustus 2022 09:14 WIB
Dugaan Korupsi Uang Tukin PNS Kemenag Kabupaten TTS, Polisi Periksa Saksi Kementerian Agama RI

digtara.com – Penyidik unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS) menyelidiki dugaan kasus tindak pidana korupsi terhadap pembayaran uang tunjangan Kinerja (Tukin) PNS Kementerian Agama RI, kantor Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Baca Juga:

Menindak lanjuti penyelidikan kasus ini, penyidik unit Tipidkor Sat Reskrim Polres TTS, Polda NTT dipimpin Kasat Reskrim Iptu Helmi Wildan, SH terbang ke Jakarta.

Penyidik melakukan pemeriksaan di kantor Kementerian Agama di Jakarta.

Di Kantor Kementerian Agama RI, penyidik memeriksa Rowles Hasugian selaku perencana Ahli Madya pada direktorat Bimas Kristen Kementerian Agama RI.

Baca: Tragis, Kakanwil Kemenag Kaltim, Istri, Anak, Menantu dan Cucu Meninggal dalam Kecelakaan

Dalam keterangannya kepada penyidik yang memeriksanya, Rowles Hasugian mengakui kalau saat ini pihaknya telah bersurat kepada Deputi PIP Bidang Polhukam BPKP RI.

“Surat dilayangkan pihak kementerian agama RI ke BPKP RI untuk melakukan reviu terhadap tunggakan selisih Tukin guru Bimas Kristen yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia termasuk Kabupaten TTS,” ujar Kapolres TTS, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK melalui Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Helmi Wildan, SH, Kamis (4/8/2022).

Secara keseluruhan total tunggakan Tukin guru Bimas Kristen di sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Kabupaten TTS sebesar Rp 175.091.627.000.

Kementerian Agama RI berharap setelah dilakukan reviu oleh pihak BPKP RI, pihaknya bisa membayarkan ke para guru setelah kemudian berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan RI dalam penyediaan anggarannya.

Rowles Hasugian kepada penyidik Satreskrim Polres TTS juga menjelaskan bahwa sejauh ini belum dibayarkannya selisih Tukin guru Bimas Kristen tersebut lebih kepada belum tersedianya anggaran dan bukan karena hal lainnya.

“Sehingga saat ini untuk menyelesaikan hal itu, pihak Kementerian Agama RI masih berkoordinasi dgn BPKP RI untuk menghitung selisih tunggakan pembayaran yang dimaksud,” tandas Kasat Reskrim Polres TTS.

Di sisi lain, Rowles mengakui kalau fenomena ini telah banyak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan mengambil keuntungan dari guru-guru dengan dalih mampu mengurus pencairan Tukin guru-guru sehingga para guru harus kembali menjadi korban, karena harus mengeluarkan biaya.

Kasat Reskrim Iptu Helmi Wildan, SH mengakui bahwa pada saat pemeriksaan tersebut juga turut hadir mendampingi pihak Inspektorat Kementrian Agama RI, sehingga pelaksanaannya relatif lancar.

Sebagai langkah tindak lanjut, penyidik Satreskrim Polres TTS akan melakukan analisa terhadap seluruh keterangan dan juga data dukungnya ketika sekembalinya ke Polres TTS.

“Analisa kita lakukan guna selanjutnya mengambih langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut untuk memperjelas duduk persoalan pembayaran Tukin pegawai PNS Kementrian Agama RI Kantor Kabupaten TTS, sebagaimana laporan masyarakat yang telah diterima oleh penyidik,” tandas Kasat Reskrim Polres TTS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Dugaan Korupsi Uang Tukin PNS Kemenag Kabupaten TTS, Polisi Periksa Saksi Kementerian Agama RI

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
TTS
Berita Terkait
Polwan Polres TTS Tebar Kebaikan Bagi Siswa di Pedalaman

Polwan Polres TTS Tebar Kebaikan Bagi Siswa di Pedalaman

Tujuh Anggota Polres TTS Berprestasi Diberikan Penghargaan

Tujuh Anggota Polres TTS Berprestasi Diberikan Penghargaan

Kapolres TTS Salurkan Bantuan Alat Tulis Kapolda NTT Hingga ke Pelosok

Kapolres TTS Salurkan Bantuan Alat Tulis Kapolda NTT Hingga ke Pelosok

Sebarkan Berita Hoax Soal Polri, Pria di TTS-NTT Diamankan Polisi dan Minta Maaf

Sebarkan Berita Hoax Soal Polri, Pria di TTS-NTT Diamankan Polisi dan Minta Maaf

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Pick Up Terbalik di TTS, Dua IRT Meninggal Dunia dan Sembilan Warga Terluka

Pick Up Terbalik di TTS, Dua IRT Meninggal Dunia dan Sembilan Warga Terluka

Komentar
Berita Terbaru