Jumat, 30 Januari 2026

Jalan dan jembatan di Pariti-Kupang Langganan Rusak karena Banjir

Imanuel Lodja - Kamis, 24 Februari 2022 10:00 WIB
Jalan dan jembatan di Pariti-Kupang Langganan Rusak karena Banjir

digtara.com – Ruas jalan di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang sudah sejak tahun 2021 lalu mengalami kerusakan.

Baca Juga:

Kerusakan makin parah jika hujan turun apalagi dengan intensitas besar.

Kerusakan saat hujan bukan saja terjadi pada ruas jalan namun juga menimpa jembatan kecil di jalur tersebut.

Warga masyarakat pernah memperbaiko secara swadaya dan melaporkan ke pemerintah Kecamatan Sulamu dan pemerintah Kabupaten Kupang.

Jalur tersebut juga merupakan satu-satunya jalur penghubung antara masyarakat dari kecamatan Sulamu ke Oelamasi, ibukota Kabupaten Kupang.

Rabu (23/2/2022) saat hujan turun dengan intensitas besar sejak pagi hingga malam hari, ruas jalan dan jembatan kecil tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

Arus lalu lintas pun lumpuh total dan hanya bisa dilalui pejalan kali namun debit air naik hingga lutut orang dewasa.

Kapolsek Sulamu Ipda Defri dan anggota pun memantau aktivitas ruas jalan dan jembatan kecil di jalan raya Pariti- Oelamasi ini.

Jalur tersebut mengalami kerusakan hingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan yabg hendak ke Sulamu ataupun ke Oelamasi Kabupaten Kupang.

Dilaporkan pula bahwa deker/jembatan kecil tersebut sudah lama mengalami kerusakan.

Kerusakan ini selalu diperbaiki oleh perusahaan PT HMN namun dengan curah hujam 2 hari terakhir kerusakan kembali terjadi dan kendaraan sudah tidak dapat melintas sehingga melalui jalan alternatif.

“Kemarin (Rabu) jalur tersebut sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan sehingga dibuatkan jalan alternatif yang sifatnya darurat,” ujar Kapolsek sulamu, Ipda Defri saat dikonfirmasi Kamis (24/2/2022).
Pada Kamis (24/2/2022), hujan sudah mulai reda sehingga perbaikan jalan kembali dikerjakan oleh PT HMN.

“Syukurlah PT HMN bisa memperbaiki sehingga dapat dilewati kembali. namun bila nanti kembali hujan maka jalan akan kembali putus,” ujar Kapolsek.

Pihaknya minta agar pemerintah propinsi NTT untuk segera menanganinya, karena jalan tersebut merupakan ruas jalan propinsi.

Diakui nya kalau saat hujan turun maka warga di Kecamatan Sulamu akan kesulitan melintasi jalan tersebut karena akan putus tergerus banjir.

“Kalau hujan pasti (jalan) putus dan tidak bisa dilewati. Kerusakan ini sudah sejak awal tahun 2021 lalu,” tambahnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru