Dua Anggota LSM Bikin Ribut Saat Razia, Kadishub Kota Medan Angkat Bicara
digtara.com – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan Iswar Lubis angkat bicara terkait adanya video dua kawanan mengaku LSM yang membuat keributan saat razia gabungan angkutan kota.
Baca Juga:
Iswar Lubis menjelaskan, bahwa proses razia tersebut sudah berlangsung selama dua minggu pasca kejadian angkot menerobos palang kereta api.
Namun oknum yang mengaku sebagai LSM tersebut kerap kali mengganggu proses jalannya Razia gabungan supir angkot di kota Medan.
Baca:Â Dua Orang Mengaku Anggota LSM Terlibat Kericuhan saat Razia Sopir Angkot di Medan
“Sebenarnya oknum ini datangnya bukan cuma tadi, tapi hampir setiap saat datang menanyakan bahwa seolah-olah kita itu tidak pakai surat perintah, ” jelas Iswar kepada digtara.com, Rabu (22/12/2021).
Iswar mengatakan, hal yang tak lazim jika suatu instansi melakukan operasional razia gabungan tanpa memiliki surat ijin dengan melibatkan beberapa instansi resmi negara.
“Rasanya tidak mungkinlah Dishub resmi dari pemerintah kota, kepolisian juga di situ ada dari TNI, BNN, tidak mungkin lah kami tidak pakai surat perintah, ” katanya Rabu (22/12/2021)
Ia menyebutkan, razia gabungan tersebut dilaksanakannya demi mengutamakan kepentingan bersama di dalam angkutan umum seperti kenyamanan dan keselamatan para penumpang.
“Karena tidak menutup kemungkinan dalam satu angkot ini ada keluarga saya, keluarga kalian, maka kita anggap bahwa seluruh angkutan kota ini yang menaiki adalah keluarga kita, “katanya.
Maka dari itu, pihaknya mengatakan dengan adanya gangguan dari LSM pihaknya tidak akan surut menjalankan tugas.
“Saya pikir itu kendala yang tetap harus kami hadapi, yang jelas saya sampaikan sama personel jangan ada mundur sedikitpun untuk menghadapi demi kebaikan Kota Medan, ” ucap Kadishub Medan.
“Penghalangnya harus kita singkirkan, kita tidak sampai harus melaporkan, kita yakin besok-besok dia sudah sadarlah,” ujarnya. (mag-04)
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan