Kamis, 29 Januari 2026

Dua Orang Mengaku Anggota LSM Terlibat Kericuhan saat Razia Sopir Angkot di Medan

Arie - Rabu, 22 Desember 2021 07:37 WIB
Dua Orang Mengaku Anggota LSM Terlibat Kericuhan saat Razia Sopir Angkot di Medan

digtara.com – Dua orang yang mengaku sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membuat keributan di lokasi Razia gabungan sopir angkot, di Jalan Gajah Mada Medan. Dua Mengaku Anggota LSM

Baca Juga:

Terlihat dalam video yang berdurasi 31 detik tersebut, pria yang menggunakan jaket Ojek Online warna kuning bersama rekannya tampak membawa kamera di dada dan kamera dari handphone di tangan.

Keduanya melakukan protes terhadap petugas Dinas Perhubungan Kota Medan.

Baca: Sat Pol PP Binjai Gelar Razia Kasih Sayang, Puluhan Pelajar Diamankan

Keduanya juga menanyakan surat izin razia yang diselenggarakan oleh petugas gabungan tersebut.

Bahkan kedua orang yang salah satunya diduga bekas residivis kasus UU ITE, sempat bersitegang dengan seorang jurnalis televisi yang merekam keributan tersebut.

Saat diwawancarai digtara.com salah seorang jurnalis televisi nasional, saat merekam kejadian peristiwa tersebut mengatakan, bahwa saat itu dirinya sedang melintas di kawasan tersebut. Namun karena melihat ada keributan jurnalis tersebut berhenti dan merekam situasi.

“Pas saya rekam mereka ngaku dari LSM tapi gak tau LSM dari mana. Dia melarang saya merekam keributan mereka, sempat juga adu mulut,” katanya kepada digtara.com, Rabu (22/12/2021).

Dikatakannya, bahwa aksi larangan yang dilakukan dua kawanan tersebut sempat ia lawan karena tidak ada hak mereka melarang seorang jurnalis untuk bekerja. Bahkan jurnalis bekerja dilindungi oleh undang-undang.

“Terakhirnya pergi mereka bang, masalahnya kejadian yang mereka bukan kali pertama, sudah sering begini, biar publik yang menilai,” tutupnya

Dua Orang Mengaku Anggota LSM Terlibat Kericuhan saat Razia Sopir ANgkot di Medan

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru