Kamis, 29 Januari 2026

Mengadu ke DPRD, Warga Protes Pembangunan Pelindung Sungai J City

Arie - Kamis, 04 November 2021 11:05 WIB
Mengadu ke DPRD, Warga Protes Pembangunan Pelindung Sungai J City

digtara.com – Puluhan warga Lingkungan III, Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor, memprotes pembangunan pelindung tebing sungai Babura yang dilakukan pengembang J City PT. Graha Konstruksi Sejati. Warga Protes J City

Baca Juga:

Warga keberatan pembangunan tebing sungai telah menyebabkan penyempitan sungai yang mengakibatkan banjir di kawasan pemukiman penduduk.

Dari laporan yang disampaikan kepada warga, pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera II sudah menerbitkan surat yang berisi permintaan penghentian pembangunan tebing sungai sungai tersebut.

Baca: DPRD Medan Harap e-Parking Dapat Kurangi Kebocoran PAD

Warga melaporkan keresahan mereka ke Anggota DPRD Medan Fraksi PKS Dhiyaul Hayati, Kamis (4/11/2021) sore.

Muktiadi warga di lingkungan III, menyampaikan akibat pembangunan tersebut banjir lebih sering dialami warga di lingkungan III.

Baca: Ketua DPRD Medan Minta Direksi PUD Pembangunan Berinovasi

“Selama ini kalau banjir besar seperti yang terjadi beberapa waktu lalu terjadi lima sampai tujuh tahun sekali. Tapi, setelah pembangunan brojong itu warga kini jadi sering banjir,” jelasnya.

Dalam permasalahan ini, warga meminta pihak pengembangan untuk menghentikan pembangunan bronjong yang dilakukan.

“Kami meminta pihak pengembangan menghentikan karena pembangunan bronjong sudah mengakibatkan banjir di kawasan Lingkungan III,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Medan Dhiyaul Hayati meminta pihak pengembang segera menghentikan pembangunan bronjong di kawasan sungai babura.

“Kita meminta pihak pengembang segera menghentikan pembangunan pengaman tebing tersebut. Dalam surat BWS II juga sudah menyampaikan agar pengerjaan segera dihentikan,” ucapnya.

Baca: Kelelahan saat Aksi di Depan DPRD Sumut, Mahasiswa Dapat Air Mineral dari Polwan

Politisi PKS ini mengatakan, sesuai surat BWSS II, pembangunan pelindung tebing sungai telah menyebabkan penyempitan daerah aliran sungai sehingga mengakibatkan banjir.

“Surat BWSS II sudah sangat jelas, pembangunan pelindung tebing sungai menyebabkan penyempitan sungai dan berpotensi mengubah bentuk morfologi sungai,” jelasnya.

Pihaknya juga meminta kepada Pemko Medan untuk segara melakukan pengerukan sungai Babura sekaitan dengan kondisi cuaca saat ini.

“Kita mengharapkan Pemko segara melakukan pengerukan sungai sebagai upaya antisipasi banjir yang belakangan sering terjadi akibat sendimentasi sungai dan tingginya curah hujan,” pungkasnya.

Mengadu ke DPRD, Warga Protes Pembangunan Pelindung Sungai J City

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru