Diadukan PPNI, Ratu Entok Dipanggil DPRD Medan

digtara.com – Ratu Entok alias Irfan Satria Putra dipanggil DPRD Medan, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin, (3/5/2021).
Baca Juga:
RDP ini dilakukan berkaitan dengan video Ratu Entok yang viral di media sosial beberapa waktu lalu terkait dengan perkelahian antara pasien dengan perawat di RS Siloam, Palembang.
RDP ini dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Sudari. Hadir dalam RDP itu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan organisasi keperawatan lain.
Perwakilan PPNI, Jefri, meminta Ratu Entok untuk mengklarifikasi terkait video tersebut. Ia memohon agar Ratu Entok mencabut semua perkataan terhadap perawat.
“Kami berdiskusi dengan perawat khusus di Medan, ini langkah kita ambil,” ucapnya.
Baca: Cuek Setelah ‘Main’ Beberapa Kali, Selebgram Ini Dibunuh Mahasiswi
Pimpinan rapat, Sudari, mengatakan jika rapat ini dilakukan agar memediasi kedua belah pihak.
Hingga berita ini diturunkan, RDP masih berlangsung.
Sebelumnya, lewat akun TikTok @ratu_entok2, Sabtu, 17 April 2021, Ratu Entok meminta perawat untuk tidak pandang bulu merawat pasien lantaran terikat sumpah.
“Apalagi kalo merawat dari orang-orang miskin, dari BPJS, dari pake Surat (Keterangan) Miskin, dari pake surat IS. Heeh, muka perawat kayak tong sampah,” teriaknya makin jauh.
Lebih jauh, Ratu Entok meminta dengan nada tinggi kepada perawat agar tidak menyepelekan pasien dari keluarga miskin yang menggunakan BPJS.
Ucapan Ratu Entok menimbulkan pro-kontra. Walau ada beberapa warganet yang menentang, banyak dukungan mengalir kepada Ratu Entok.
Diadukan PPNI, Ratu Entok Dipanggil DPRD Medan

Selebgram Ratu Entok Divonis 34 Bulan Penjara dan Denda 100 Juta

Selebgram di Aceh Sebar Video Asusila

Terlibat Judi Online, Selebgram di Medan dan Pemilik Warnet Diamankan Polisi

Polisi Amankan Selebgram Ratu Entok Terkait Kasus Dugaan Penistaan Agama

Polda Sumut Segera Panggil Selebgram Ratu Entok
