Jumat, 09 Januari 2026

Hajab! Dugaan Bagi-Bagi Dana Desa di Sidimpuan ke Rekening Pribadi Dari Proyek Website

Amir Hamzah Harahap - Kamis, 20 November 2025 19:46 WIB
Hajab! Dugaan Bagi-Bagi Dana Desa di Sidimpuan ke Rekening Pribadi Dari Proyek Website
Ilustrasi

digtara.com - Di tengah efisiensi yang ditetapkan pemerintah pusat ternyata tidak menyurutkan persoalan anggaran termasuk dana desa di Padangsidimpuan, Kamis (20/11/2015).

Baca Juga:

Baca Juga:

Kali ini bukan soal pemotongan dana desa, tetapi soal proyek pembuatan website desa TA. 2025 yang dilaksanakan sejumlah desa Se-Kota Padangsidimpuan.

Hal tersebut diketahui awak media setelah mendapatkan informasi dariberbagai sumber dan kroscek lapangan.

Baca Juga:

Untuk diketahui, pada Rancangan Anggaran Biaya (RAB) desa terlihat item yang dianggarkan dengan nama belanja modal jaringan/instalasi sebesar Rp.4.500.000,-/desa.

Baca Juga:

Dan dari penjejakan awak media bahwa pelaksanaproyek ini merupakan salah satu perusahaan di Kota Medan.

Baca Juga:

Sementara itu dari informasi sejumlah penyedia website desa bahwa dengan website yang dibuat di Kota Padangsidimpuan ini kisaran harga Rp.1,2 Juta/desa bukan Rp.4,2 Juta.

Baca Juga:

Maka jika harga yang berbeda jauh tersebut sesuai dengan regilasi pengadaan instalasi maka dugaan kerugian negara akan sangat tinggi.

Baca Juga:

Mari kita hitung dengan harga standar lapangan.

Jika Harga pasar Rp.1,2 Juta Ditambah pajak 11% (Rp.132 ribu) menjadi Rp. 1.332.000, dan ditambah keuntungan perusahaan 10% (Rp.120 ribu) maka tertotal = Rp. 1.452.000,-.

Baca Juga:

Dan jika dianggarkan Rp. 4,6 Juta/desa, maka dugaan mark upnya senilai Rp.3.148.000,-/ desa. Lalu jika 42 desa membuat website kerugian negaranya bisa mencapai Rp.130 Juta untuk satu kegiatan.

Baca Juga:

Dari sumber dan data yang diterima bahwa sedikitnya 16 kepala desa sudah menyetorkan anggaran Rp.4,5 Juta kepada oknum penyedia sebesar Rp.2.160.000, sebagai biaya website dan oknum lain.

Baca Juga:

Lebih mencengangkan lagi, sisa Rp.2.340.000, selain untuk penyedia diduga juga disetor untuk oknum Dinas PMD sebesar Rp.200 Ribu perdesa.

Baca Juga:

Untuk oknum penghubung berinisial "Hb" ditransfer Rp.700 ribu/desa melalui link bank atas nama N Ausyah atau nama para kades.

Baca Juga:

Dan oknum Kominfo Rp.600 ribu/desa. sedangkan bagian untuk oknum Kades Rp.840 ribu/desa.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Usai Bagikan Bantuan di Sidakkal, PMI Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Daerah Sabungan Sipabangun

Usai Bagikan Bantuan di Sidakkal, PMI Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Daerah Sabungan Sipabangun

Irigasi DI Ujung Gurap Diterjang Banjir, Anggota DPRD Ipong Dalimunthe Bersama Pemko dan UPTD Lakukan Peninjauan Langsung

Irigasi DI Ujung Gurap Diterjang Banjir, Anggota DPRD Ipong Dalimunthe Bersama Pemko dan UPTD Lakukan Peninjauan Langsung

Jaga Stabilitas di Daerah, Pemko Sidimpuan Sebar 6 Ton Beras SPHP di Seluruh Kecamatan Lewat GPM

Jaga Stabilitas di Daerah, Pemko Sidimpuan Sebar 6 Ton Beras SPHP di Seluruh Kecamatan Lewat GPM

‎Warga Protes, Pemko Sidimpuan Tak Gelar Perayaan Pawai 17 Agustus

‎Warga Protes, Pemko Sidimpuan Tak Gelar Perayaan Pawai 17 Agustus

Ririn Yunika Raih Penghargaan Best Model Of the Year di Asean Fashion Festival 2025 ‎

Ririn Yunika Raih Penghargaan Best Model Of the Year di Asean Fashion Festival 2025 ‎

Hargai Hak Prerogatif Kepala Daerah, Gerindra Sidimpuan Tak Ingin Pergantian Jabatan Karena Tekanan ‎

Hargai Hak Prerogatif Kepala Daerah, Gerindra Sidimpuan Tak Ingin Pergantian Jabatan Karena Tekanan ‎

Komentar
Berita Terbaru