Rabu, 11 Maret 2026

Anak Usia 6 Tahun Kembali Jadi Korban Kekerasan Seksual di Padangsidimpuan

Amir Hamzah Harahap - Rabu, 07 Mei 2025 12:36 WIB
Anak Usia 6 Tahun Kembali Jadi Korban Kekerasan Seksual di Padangsidimpuan

digtara.com -Sebut saja namanya "Bunga" anak yang masih berusia 6 tahun buah hati dari pasangan R (36) yang berprofesi sebagai buruh bangunan dan NS (30) ini diduga alami kekerasan seksual, Rabu (07/05/2025).

Baca Juga:

Diceritakan Ibu Korban NS (30) warga Padangsidimpuan Tenggara ini, kronologi bermula ketika putrinya pulang dalam keadaan menangis kesakitan meminta tolong pada Selasa (06/05/2025) sekira pukul 11.00 WIB.

"Anakku pulang bang nangis kesakitan. Dibilangnya umak kenapanya iniku mak "kemaluaan" sakit sekali mak, tolong mak" Ucap Ibu Korban menceritakan hari paling kelam keluarganya.

Dimana sebelum kejadian, anak korban membeli voucher wifi di rumah terduga pelaku yang merupakan tetangga sendiri yang berusia 22 tahun.

"Memang sering beli voucher wifi ke rumah itu," ucap NS ketika ditemui wartawan.

Dia pun kembali menanyakan kejadian itu kepada korban. Pengakuan korban, sudah kerap terjadi ketika membeli voucher wifi ke lokasi itu.

"Jadi, anak saya selalu membeli ke situ dan anak-anak lain juga kesana beli wifi. Dan selalu lama di dalam rumah, tapi baru ini ketahuan," Katanya.

Kekerasan terjadi di Rumah Terduga Pelaku.

"Dari aduan anak saya. Saya paksa menceritakan apa yang dialaminya. Dia bilang pelaku membekapnya lalu memasukkan jarinya ke apa putriku bang. Makanya sampe berdarah. Tolonglah bang kek mana ini" Ucap Ibu dua anak ini dengan berurai air mata.

Lantas dengan penuh harap agar kasus ini terbongkar, keluarga korban melaporkan kejadian ke Mapolres Padangsidimpuan dengan STPL: B/186/V/2025/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN/POLDA SUMATERA UTARA. Tertanggal 6 Mei 2025.

"Sudah dilaporkan bang. Dan barusan bang selesai visum di rumah sakit, dokter bilang luka robek dikemaluan karena memasukkan secara paksa bukan hanya sekali bang. Kek mana bang nasib anakku ini. Malang benar hidup kami bang" Ujar ibu rumah tangga ini dengan terisak-isak.

Sementara Itu, Yayasan Burangir, Juli Herniatman Zega berharap agar terduga pelaku segera diproses.

"Kita berharap kasus ini segera diproses karena dikhawatirkan terduga pelaku melarikan diri. Ini kejahatan luar biasa" Tegasnya.

Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP H Naibaho saat dikonfirmasi mengungkapkan pihaknya sedang menindak lanjuti."Baik pak kita update ya pak. Kita tindak lanjuti" Balasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan Telkom Jalin Kontrak Penyediaan WiFi Ruang Publik di 8 Lokasi, Dukung Percepatan Digitalisasi Layanan Publik

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan Telkom Jalin Kontrak Penyediaan WiFi Ruang Publik di 8 Lokasi, Dukung Percepatan Digitalisasi Layanan Publik

Heboh! Roti MBG di Sidimpuan Jamuran. Pihak Sekolah Tarik Kembali Dari Tangan Siswa

Heboh! Roti MBG di Sidimpuan Jamuran. Pihak Sekolah Tarik Kembali Dari Tangan Siswa

Pak Kajari! Menu MBG Ramadhan di Sidimpuan Bikin Heboh. Tolong Periksa Anggarannya

Pak Kajari! Menu MBG Ramadhan di Sidimpuan Bikin Heboh. Tolong Periksa Anggarannya

Marhaban Ya Ramadhan, Ipong Dalimunthe SE: Momentum Solidaritas dan Tanggung Jawab Sosial

Marhaban Ya Ramadhan, Ipong Dalimunthe SE: Momentum Solidaritas dan Tanggung Jawab Sosial

Arahan Presiden Prabowo Soal Sampah, Padangsidimpuan Kerahkan Seribuan Personil Jum'at Bersih

Arahan Presiden Prabowo Soal Sampah, Padangsidimpuan Kerahkan Seribuan Personil Jum'at Bersih

Mendadak! Dua Camat di Padangsidimpuan Dibebas Tugaskan

Mendadak! Dua Camat di Padangsidimpuan Dibebas Tugaskan

Komentar
Berita Terbaru