Kamis, 08 Januari 2026

Kemenimipas Gelar IPPAFest 2025, Pamerkan Kreativitas Warga Binaan di Lapangan Banteng

Arie - Senin, 21 April 2025 15:19 WIB
Kemenimipas Gelar IPPAFest 2025, Pamerkan Kreativitas Warga Binaan di Lapangan Banteng
net
Kemenimipas Gelar IPPAFest 2025, Pamerkan Kreativitas Warga Binaan di Lapangan Banteng

digtara.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyelenggarakan Indonesian Prison Products and Art Festival (IPPAFest) 2025 pada 21-23 April di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga memperlihatkan transformasi lembaga pemasyarakatan melalui beragam produk seni, kerajinan tangan, hingga pertunjukan dari warga binaan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa IPPAFest merupakan wujud nyata dari misi pemasyarakatan untuk membina dan memulihkan warga binaan agar menjadi individu yang produktif dan bermanfaat.

"IPPAFest bukan sekadar pertunjukan atau pameran produk, melainkan tentang harapan, kesempatan kedua, dan nilai kemanusiaan. Kami ingin masyarakat menyaksikan langsung proses pembinaan dan pemberdayaan warga binaan untuk berkarya, berkembang, dan berubah menjadi lebih baik," ujar Agus.

Selama tiga hari, IPPAFest 2025 menampilkan kreativitas warga binaan dari berbagai daerah, mulai dari kerajinan tangan, kuliner, fesyen, hingga pertunjukan seni.

Festival ini menjadi ruang ekspresi sekaligus apresiasi atas perubahan positif yang terjadi di balik tembok lembaga pemasyarakatan.

Kolaborasi Spesial: Peluncuran Lagu oleh Warga Binaan

Salah satu highlight tahun ini adalah peluncuran lagu terbaru Zivilia Band berjudul "Jangan Kamu, Biar Aku", hasil kolaborasi dengan Gita Youbi.

Lagu ini diciptakan dan diproduksi di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur melalui program pembinaan musik bekerja sama dengan label Kartamakala.

Karya ini menjadi bukti bahwa kreativitas tidak terbatas, meski seseorang sedang menjalani masa hukuman.

Ajakan untuk Berkolaborasi

Agus mengundang seluruh masyarakat, termasuk pelaku industri kreatif, pegiat sosial, dan generasi muda, untuk hadir dan mendukung acara ini.

"Kami membuka peluang kolaborasi. Banyak warga binaan yang memiliki talenta luar biasa tetapi membutuhkan dukungan dan kepercayaan publik. Ayo datang ke IPPAFest, saksikan sendiri, dan beri mereka motivasi," ajaknya.

Melalui IPPAFest 2025, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan berharap dapat menjembatani warga binaan dengan masyarakat, membuka dialog, serta memperkuat dukungan terhadap sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan inklusif.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya

Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya

Tembus 11.000 Pendaftar PPIH Pusat 2026, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah. Gus Irfan: Integritas Petugas Menjadi Fondasi Utama dalam Penyelenggaraan Haji

Tembus 11.000 Pendaftar PPIH Pusat 2026, Cetak Rekor Sepanjang Sejarah. Gus Irfan: Integritas Petugas Menjadi Fondasi Utama dalam Penyelenggaraan Haji

30 Ton Bantuan Dikirim ke Sumatra, Dua Pesawat Charter Armada Kemanusiaan Berangkat dari Jakarta

30 Ton Bantuan Dikirim ke Sumatra, Dua Pesawat Charter Armada Kemanusiaan Berangkat dari Jakarta

Sempat Tolak Pengawalan Polisi, Jenazah Korban Pengeroyokan di Kalibata-Jakarta Dikawal Hingga ke Rumah Duka

Sempat Tolak Pengawalan Polisi, Jenazah Korban Pengeroyokan di Kalibata-Jakarta Dikawal Hingga ke Rumah Duka

Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi

Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi

UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian

UIN Syarif Hidayatullah Launching Pusat Studi Haji dan Umrah. Wamenhaj Dahnil: Pentingnya Pengembangan Literasi Perhajian

Komentar
Berita Terbaru