Namanya Dipakai untuk Modus Penipuan, Seorang Pria Membuat Laporan ke Kantor Polisi

  • Whatsapp
Namanya Dipakai untuk Modus Penipuan, Seorang Pria Membuat Laporan ke Kantor Polisi
Fakar Suhartami Pratama saat memberikan keterangan kepada wartawan. (digtara.com/alfiansyah)

digtara.com – Tidak terima namanya dipakai di akun media sosial (Medsos) untuk modus penipuan, seorang pria membuat laporan ke Polrestabes Medan. Dipakai untuk Modus Penipuan

Korban yakni bernama Fakar Suhartami Pratama, ia mendatangi Makopolrestabes Medan untuk melaporkan akun medsos yang mencatut namanya.

Pasalnya, pelaku yang memakai namanya ini mengimingi-imingi investasi titip dana yang dapat keuntungan berlipat ganda dalam waktu singkat.

Muat Lebih

“Jadi saya datang ke Polrestabes Medan ini untuk pelaporan bahwasanya ada yang mencatut nama saya tetapi dia pakai melakukan penipuan. Dia melakukan seperti sebuah investasi orang meletakkan duit di tempat dianya letakin satu juta tidak sampai satu Minggu (menjadi) satu juta tujuh ratus ribu,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (26/10/2020) sore.

Ia menjelaskan, akun penipu tersebut bukan hanya mencatut namanya, tapi juga foto-fotonya juga diambil oleh pelaku.

Bahkan, untuk meyakinkan korbannya pelaku juga membuat rekening bank dengan nama yang hampir sama. Ada tiga rekening bank yang dibuat oleh pelaku.

Baca: Kasus Penipuan Yang Libatkan Jebolan Indonesian Idol Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

“Hebatnya nomor rekeningnya itu dikloning nama saya, di salah satu bank itu memakai nama Suhartami Pratama, yang satu lagi nama lengkap Fakar Suhartami Pratama,” ujarnya.

“Itu mereka kloning grup telegram ada Instagram juga dan di Facebook juga ada. Nama saya di Instagram itu fakarich_ (underscorenya satu) dia bikin (akun penipu) yakni fakarich__ (underscorenya dua),” tambahnya.

Baca: Ngaku Pegawai Pemko Medan, Lakukan Penipuan Jual Beli Online

Fakar menyebutkan, aksi pelaku membuat banyak masyarakat menjadi korban penipuan. Ada yang tertipu Rp 1 juta hingga Rp 30 juta.

“Karena saya mempunyai folower yang lumayan di sosial media dan dikenal orang, ada YouTube juga orang-orang pikir itu adalah saya dan banyak yang tertipu,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

2 Komentar