Lakukan Pengembangan, Polisi Kembali Tangkap Bandar Besar Narkoba dan Amankan 593 Butir Ekstasi

Senin, 22 Agustus 2022 21:18

digtara.com – Setelah berhasil menangkap dua kurir narkoba dan menyita 200 butir pil ekstasi, petugas Sat Narkoba Polres Binjai akhirnya kembali menangkap terduga bandar besar dan menyita 593 butir ekstasi.

Pelaku adalah UM, warga Jalan Danau Tempe, Gang Purnoyudo, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai yang ditangkap pada Jum’at (19/8/22) sekitar pukul 15.00 wib.

Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP. Irvan Pane, Senin (22/8/22) mengatakan, penangkapan UM dilakukan hasil pengembangan dari dua pelaku WDP (27) warga Desa Paya Kerupuk, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat dan SPT (27) seorang ibu rumah tangga warga Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat yang sebelumnya telah ditangkap pihak kepolisian.

Saat itu pelaku SPT dan WDP mengaku kalau ratusan pil ekstasi tersebut diterima dari UM, yang diduga sebagai bandar besar narkoba jenis pil ekstasi.

Dari keterangan kedua pelaku, kemudian polisi melakukan pengembangan dan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap UM.

Sebelumnya, hanya gara-gara mengharapkan mendapatkan imbalan besar, dua kurir narkoba jenis pil ekstasi ditangkap personil Sat Narkoba Polres Binjai.

Kedua kurir tersebut adalah WDP (27) warga Desa Paya Kerupuk, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat dan SPT (27) seorang ibu rumah tangga warga Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, Senin (22/8/22) mengatakan, penangkapan ini berawal saat anggota Unit 1 Sat Resnarkoba Polres Binjai melakukan penangkapan terhadap tersangka R, karena melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Samanhudi, Binjai.

“Saat ini pelaku R masih diproses di Polres Binjai,” terang Junaidi.

Masih kata Junaidi, dari pengembangan perkara tersebut, di peroleh informasi bahwa ada seorang laki- laki berinisial Y sering melakukan transaksi narkotika jenis ekstasi di wilayah Kota Binjai.

Berbekal informasi tersebut, kata Junaidi, pada Kamis (18/8/22) sekitar pukul 20.00 WIB, petugas melakukan penyelidikan/undercover buy dengan cara memesan 200 butir pil ekstasi dengan harga yang disepakati Rp. 135 ribu per-butirnya.

“Saat itu laki-laki bernama Y menjanjikan akan menyerahkan pesanan tersebut pada Kamis (18/8/22) pukul 22.00 WIB, di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Binjai, Kab Langkat,” paparnya.

Pada saat yang telah ditentukan tersebut, beber Junaidi, pria berinisial Y meminta petugas yang memesan pil ekstasi untuk menjemput barang haram tersebut di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Hinai, tepatnya disalah satu SPBU.

“Ditempat tersebut petugas dihampiri oleh seorang laki-laki dan seorang perempuan masing-masing mengaku bernama WDP dan SPT yang mengaku atas suruhan Y untuk menyerahkan 200 butir pil ekstasi pesanan petugas,” paparnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait